Kepo Gimana Rasanya Volunteer di Luar Negeri? Yuk Kenalan sama Global Volunteer AIESEC in Untan

Editor: Redaksi author photo

 

Kepo Gimana Rasanya Volunteer di Luar Negeri?  Yuk Kenalan sama Global Volunteer AIESEC in Untan
KALBARNEWS.CO.ID (PONTIANAK) - Kalau selama ini mimpi untuk menginjakkan kaki di negara lain cuma berhenti di caption "someday" pada foto-foto Pinterest, mungkin saatnya kamu berhenti sekadar membayangkan. AIESEC in Untan hadir untuk benar-benar membawamu ke sana, bukan lewat paket wisata, tapi lewat program Global Volunteer, sebuah pengalaman volunteer lintas negara yang mengubah rasa penasaran terhadap dunia jadi langkah nyata di luar negeri.

Banyak anak muda Indonesia sebenarnya punya keinginan yang sama, melihat dunia, berinteraksi dengan orang-orang dari budaya berbeda, dan melakukan sesuatu yang berarti selama di sana. Masalahnya, keinginan itu sering terhenti di tahap "mau mulai dari mana, ya?" Nggak semua orang tahu jalan yang aman, terarah, dan bisa dipertanggungjawabkan untuk mewujudkannya. Di titik inilah AIESEC in Untan mengambil peran.

Global Volunteer, Program yang Membawamu Langsung Terjun ke Lapangan

Global Volunteer adalah program pertukaran berbasis volunteer untuk anak muda usia 18-30 tahun, yang membawa peserta tinggal dan berkontribusi dalam proyek sosial di luar negeri selama 6 hingga 8 minggu. Setiap proyek dirancang selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs), mencakup isu pendidikan, kesetaraan gender, lingkungan hidup, hingga pemberdayaan pemuda.

Bedanya dengan sekadar jalan-jalan atau study trip, program ini benar-benar membawamu masuk ke kehidupan sehari-hari sebuah komunitas. Kamu nggak cuma difoto di depan landmark, tapi diajak berkolaborasi dengan volunteer dari berbagai negara, ikut membangun program bareng warga lokal, dan pulang membawa cerita yang jauh lebih berarti dari sekadar oleh-oleh.

Nggak Perlu Cemas, Ada AIESEC yang Mendampingi Sepanjang Perjalanan

Membawamu ke luar negeri bukan berarti melepasmu tanpa persiapan. AIESEC punya sistem pendampingan yang cukup lengkap untuk memastikan perjalananmu aman dan bermakna dari awal sampai akhir. Kamu akan mendapatkan personal mentor, seminar persiapan sebelum keberangkatan, bantuan pengurusan visa, penjemputan di bandara, sampai pendampingan saat kepulangan. Selain itu, kamu juga dibantu mencari akomodasi (baik global host maupun asrama), difasilitasi makan, diberi informasi lengkap soal proyek yang dijalani, dan didampingi local buddy yang siap membantu proses adaptasimu di negara tujuan. Di akhir program, kamu akan menerima sertifikat sebagai bukti kontribusi dari solusi global.

[Additional] Photo access: here

Ketika Enam Minggu di Luar Negeri Mengubah Cara Pandang Seseorang

Salah satu cerita yang menggambarkan bagaimana Global Volunteer benar-benar "membawa" seseorang ke versi terbaik dirinya datang dari Algio, peserta pertukaran yang berangkat ke Thailand untuk proyek pendidikan. Awalnya, Algio mengaku minder dan takut berbicara bahasa Inggris. Namun karena harus mengajar dan berkolaborasi dengan volunteer dari berbagai negara, ia perlahan-lahan keluar dari zona nyamannya. Setelah pulang dari program, Algio bahkan makin aktif berorganisasi dan mendirikan klub bahasa Inggris di kampusnya untuk membantu mahasiswa lain mengasah kemampuan komunikasi mereka,

Cerita seperti ini bukan satu-satunya. Banyak returnee yang mengaku Global Volunteer jadi salah satu pengalaman paling berkesan sepanjang masa kuliah mereka, bahkan menjadi turning point dalam memahami dunia dan peran mereka di masyarakat. Wajar sih, karena enam sampai delapan minggu tinggal dan bekerja langsung di tengah komunitas lokal itu jauh berbeda rasanya dibanding sekadar membaca berita atau menonton dokumenter tentang isu global.

Ambil Paspormu, Tulis Cerita Barumu

Global Volunteer bukan cuma soal terbang ke negara lain, tapi soal berani melangkah keluar dari zona nyaman, belajar dari perbedaan, dan menyadari bahwa satu individu pun bisa memberi dampak nyata bagi komunitas di belahan dunia mana pun. Kalau Algio bisa mengubah rasa takutnya jadi keberanian, kenapa bukan kamu yang jadi cerita berikutnya?

Berhenti sekadar membayangkan dirimu enam minggu dari sekarang berada di negara asing, mengajar anak-anak, atau membangun proyek lingkungan bersama volunteer dari berbagai negara. Biarkan AIESEC in Untan membawamu ke sana. Yuk, cari tahu lebih lanjut, siapkan dirimu, dunia dan cerita barumu sudah menunggu! (Tim Liputan)

Editor : Aan

Share:
Komentar

Berita Terkini