Bupati Sujiwo Turun Padamkan Karhutla di Limbung, Besok Pangdam XII/Tanjungpura Pimpin Apel Siaga di Kubu Raya

Editor: Redaksi author photo

 Bupati Sujiwo Turun Padamkan Karhutla di Limbung, Besok Pangdam XII/Tanjungpura Pimpin Apel Siaga di Kubu Raya

KALBARNEWS.CO.ID (KUBU RAYA)
– Keseriusan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus ditunjukkan secara nyata. Di sela-sela upaya pemadaman karhutla di Desa Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Bupati Kubu Raya H. Sujiwo, SE., M.Sos. mengungkapkan bahwa pemerintah daerah bersama TNI, Polri, dan seluruh pemangku kepentingan akan menggelar Apel Siaga Karhutla pada Kamis pagi.

Apel yang dijadwalkan berlangsung pukul 07.00 WIB di halaman Kantor Bupati Kubu Raya itu akan dipimpin langsung oleh Pangdam XII/Tanjungpura. Menurut Sujiwo, kehadiran Pangdam menjadi suntikan semangat bagi seluruh personel yang bertugas di lapangan.

"Ini wujud nyata keseriusan pemerintah bersama TNI dan Polri dalam menghadapi ancaman kebakaran lahan. Alhamdulillah, Bapak Pangdam XII/Tanjungpura bersedia menjadi pembina apel. Tentu ini akan menambah semangat kami untuk terus mengatasi persoalan karhutla," ujar Sujiwo.

Ia menjelaskan, apel siaga tersebut akan dilaksanakan sebelum kegiatan Zoom Panen Raya bersama Presiden Republik Indonesia. Seluruh unsur, mulai dari TNI, Polri, instansi vertikal, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya hingga damkar swasta akan dilibatkan sebagai bentuk sinergi menghadapi musim kemarau.

Tak hanya memperkuat koordinasi, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya juga tengah menyiapkan bantuan perlengkapan untuk mendukung operasi pemadaman. Bantuan tersebut nantinya akan dihibahkan kepada TNI, Polri, damkar pemerintah maupun damkar swasta.

Menurut Sujiwo, sebagian besar personel sebenarnya telah memiliki peralatan yang memadai. Namun di lapangan masih terdapat kekurangan perlengkapan pendukung seperti selang pemadam dengan jangkauan yang lebih panjang.

"Kami sedang mengupayakan pengadaan bantuan. Peralatannya sudah cukup bagus, tetapi ada yang masih membutuhkan tambahan selang dan perlengkapan lainnya. Kami minta proses pengadaan dipercepat agar segera bisa didistribusikan kepada seluruh tim yang bertugas," katanya.

Sujiwo menegaskan, penanganan karhutla tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan kerja sama, kolaborasi, dan kepedulian seluruh elemen masyarakat agar kebakaran lahan dapat dicegah dan ditangani secara cepat.

"Persoalan kebakaran lahan ini harus kita hadapi bersama. Kuncinya adalah kerja sama dan kolaborasi semua pihak," tegasnya.

Upaya tersebut menjadi bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Kubu Raya untuk memperkuat kesiapsiagaan sekaligus memastikan seluruh personel di lapangan memiliki dukungan yang memadai dalam menghadapi ancaman karhutla yang mulai meningkat di musim kemarau.

Share:
Komentar

Berita Terkini