Bupati Sujiwo: Kehadiran Pangdam XII/Tanjungpura Jadi Penyemangat Perang Melawan Karhutla

Editor: Redaksi author photo

 Bupati Sujiwo: Kehadiran Pangdam XII/Tanjungpura Jadi Penyemangat Perang Melawan Karhutla

KALBARNEWS.CO.ID (KUBU RAYA)
– Bupati Kubu Raya H. Sujiwo, SE., M.Sos. menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pangdam XII/Tanjungpura yang hadir langsung serta menjadi inspektur pada Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di halaman Kantor Bupati Kubu Raya.Kamis (16/7/2026)

Menurut Sujiwo, kehadiran Pangdam XII/Tanjungpura bersama jajaran TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api (MPA), Damkar pemerintah dan swasta menjadi bukti nyata keseriusan seluruh pihak dalam menghadapi ancaman karhutla selama musim kemarau.

"Atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Kubu Raya, saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Pangdam XII/Tanjungpura yang hadir langsung dan bersedia menjadi inspektur apel. Kehadiran beliau menjadi penyemangat bagi kami di lapangan dalam menghadapi ancaman karhutla," ujar Sujiwo.

Ia menjelaskan, apel siaga tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat langkah preventif dan penanggulangan karhutla melalui sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, instansi terkait, dunia usaha, serta relawan MPA.

Sujiwo mengungkapkan, meski Kubu Raya telah memasuki lebih dari sepuluh hari tanpa hujan, hingga kini enam titik kebakaran yang muncul masih dapat dikendalikan berkat kerja sama seluruh unsur di lapangan.

"Kami bersyukur enam titik kebakaran yang terjadi dapat dikendalikan. Ini berkat kerja keras TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, Damkar, MPA, dan semua pihak yang terus berjibaku di lapangan," katanya.

Bupati mengingatkan, karhutla membawa dampak yang sangat serius bagi masyarakat. Selain meningkatkan risiko penyakit infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), kabut asap juga dapat mengganggu kegiatan belajar mengajar, menghentikan aktivitas penerbangan, hingga memperlambat roda perekonomian.

Karena itu, Sujiwo mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mencegah kebakaran hutan dan lahan dengan tidak membuka lahan menggunakan cara dibakar.

"Penanganan karhutla bukan hanya tugas pemerintah atau aparat, tetapi membutuhkan kesadaran dan partisipasi seluruh masyarakat. Dengan kebersamaan, kita bisa mencegah bencana ini sejak dini," tegasnya. (tim Liputan)

Editor : Aan

Share:
Komentar

Berita Terkini