KALBARNEWS.CO.ID (PONTIANAK )– Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas IV Maritim Pontianak mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang laut di sejumlah perairan Kalimantan Barat yang berlaku mulai 8 Juli 2026 pukul 07.00 WIB hingga 11 Juli 2026 pukul 07.00 WIB.BMKG: Perairan Kayong Utara dan Ketapang Berpotensi Diguncang Gelombang Tinggi
Berdasarkan informasi BMKG, gelombang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter berpotensi terjadi di Perairan Kayong Utara dan Perairan Ketapang. Sementara itu, untuk potensi gelombang 2,5–4 meter, 4–6 meter, hingga 6–9 meter dinyatakan nihil di seluruh wilayah perairan Kalimantan Barat.
BMKG menjelaskan, secara umum angin di wilayah perairan Kalimantan Barat bertiup dari Barat Laut hingga Timur Laut di wilayah utara khatulistiwa, sedangkan di selatan khatulistiwa bertiup dari Barat hingga Utara dengan kecepatan berkisar 2–20 knot.
Meski tidak terdapat potensi gelombang tinggi, BMKG tetap mengimbau pelaku pelayaran untuk meningkatkan kewaspadaan. Perahu nelayan berisiko apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dengan tinggi gelombang 1,25 meter, sedangkan kapal tongkang berisiko pada kecepatan angin 16 knot dan tinggi gelombang 1,5 meter.
BMKG juga mengingatkan masyarakat pesisir, nelayan, serta operator transportasi laut agar terus memantau perkembangan informasi cuaca dan gelombang sebelum melakukan aktivitas di laut guna menghindari potensi risiko keselamatan pelayaran. (Tim Liputan)
Editor : aan