KALBARNEWS.CO.ID (PONTIANAK) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat 198 titik panas (hotspot) di Kalimantan Barat berdasarkan pemantauan satelit VIIRS dan MODIS pada 15 Juli 2026 pukul 00.00–23.00 WIB.Kamis (16/7/2026). 198 Titik Panas Terdeteksi di Kalbar! Sanggau Tertinggi, Ketapang dan Landak Menyusul
Dari data tersebut, Kabupaten Sanggau menjadi wilayah dengan hotspot terbanyak, yakni 42 titik, disusul Ketapang 29 titik, Landak 26 titik, Kapuas Hulu 24 titik, Kayong Utara 17 titik, Sintang 15 titik, Bengkayang 11 titik, Melawi 8 titik, Sambas 7 titik, Sekadau 7 titik, Mempawah 6 titik, dan Kubu Raya 6 titik. Sementara Pontianak dan Singkawang tidak terdeteksi hotspot.
BMKG juga mencatat tingkat kepercayaan hotspot terdiri dari 195 titik kategori menengah, 2 titik kategori rendah, dan 1 titik kategori tinggi, sehingga seluruh temuan tersebut perlu diwaspadai sebagai indikasi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Meski jumlah hotspot di Kubu Raya relatif lebih sedikit dibanding beberapa kabupaten lain, pemerintah daerah bersama TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, dan relawan terus meningkatkan kesiapsiagaan untuk mencegah meluasnya kebakaran di tengah musim kemarau.
BMKG mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar serta segera melaporkan apabila menemukan titik api agar penanganan dapat dilakukan sejak dini. (Tim Liputan)
Editor : Aan