SLBN 25 Sintang Matangkan Persiapan FLS3N Nasional di Sanggar Muka Putih Pantomime

Editor: Redaksi author photo

 SLBN 25 Sintang Matangkan Persiapan FLS3N Nasional di Sanggar Muka Putih Pantomime
KALBARNEWS.CO.ID (PONTIANAK)  – Semangat dan dedikasi tinggi ditunjukkan oleh peserta didik dari SLBN 25 Sintang yang tengah menjalani pembinaan intensif di Sanggar Muka Putih Pantomime sebagai persiapan menghadapi Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) Tingkat Nasional Tahun 2026. 


Siswa berbakat tersebut akan mewakili Provinsi Kalimantan Barat pada cabang lomba pantomim setelah meraih prestasi terbaik di tingkat provinsi Kalimantan Barat. (14/06/2026)


Kegiatan latihan yang berlangsung secara rutin ini mendapat pendampingan langsung dari Ketua Sanggar Muka Putih Pantomime, Tri Wibowo, S.Sn., M.Pd., yang akrab disapa Cak Bowo. Melalui pembinaan tersebut, peserta didik dibekali teknik dasar hingga penguatan ekspresi dan karakter agar mampu tampil maksimal di tingkat nasional.


Cak Bowo menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen sanggar dalam mendukung pengembangan potensi seni bagi peserta didik berkebutuhan khusus.


"Kami berupaya memberikan pembinaan terbaik kepada peserta didik pantomim dari SLBN 25 Sintang yang akan mewakili Kalimantan Barat pada FLS3N Tingkat Nasional Tahun 2026. Semoga latihan yang dijalani dapat meningkatkan kepercayaan diri, kemampuan artistik, serta menghadirkan penampilan yang membanggakan bagi daerah," ujarnya.


Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pihak sekolah dan seluruh pendidik yang telah berperan dalam melahirkan generasi muda kreatif yang mampu menyampaikan pesan-pesan bermakna melalui seni pantomim tanpa kata-kata.


Keikutsertaan peserta didik SLBN 25 Sintang di ajang nasional menjadi bukti bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berprestasi. Dengan kerja keras, semangat, dan dukungan berbagai pihak, mereka mampu menunjukkan bakat luar biasa sekaligus mengharumkan nama Kalimantan Barat di tingkat nasional.


Melalui pembinaan yang berkelanjutan, diharapkan seni pantomim tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana membangun karakter, kreativitas, serta kepercayaan diri generasi muda, khususnya peserta didik berkebutuhan khusus yang memiliki potensi luar biasa untuk terus berkembang dan menginspirasi. (Tim Liputan)

Editor : Aan

Share:
Komentar

Berita Terkini