Pemilihan lokasi ini dinilai sejalan dengan arah pembangunan olahraga modern yang tidak hanya berfokus pada prestasi, tetapi juga mengintegrasikan aspek sport tourism, sport industry, dan sport science dalam satu ekosistem yang saling mendukung.
Berlokasi di Jalan Masjid Parit Harunah, Pal Sembilan, kawasan Agro Wisata Dream Land Holtipark memiliki akses yang relatif mudah dijangkau masyarakat.
Pengunjung dapat masuk melalui Jalan Kolam Renang Ampera, melintasi kawasan perumahan hingga ujung jalan, kemudian berbelok ke kiri dan masuk ke area lokasi di sebelah kanan.
Konsep pengembangan venue olahraga di kawasan wisata tersebut diharapkan mampu menghadirkan pengalaman berbeda bagi atlet, pengunjung, maupun masyarakat umum. Selain menyaksikan pertandingan dan kegiatan olahraga, pengunjung juga dapat menikmati suasana wisata alam yang tersedia di kawasan tersebut.
Panitia penyelenggara menjelaskan bahwa penggunaan Agro Wisata Dream Land Holtipark sebagai venue tinju merupakan bagian dari upaya menghadirkan wajah baru olahraga di Kalbar.
"Kami ingin olahraga tidak hanya menjadi ajang kompetisi semata, tetapi juga mampu memberikan dampak ekonomi, pariwisata, dan edukasi bagi masyarakat. Karena itu konsep yang dikembangkan mengarah pada sport tourism, sport industry, dan sport science," ujar Ketua Harian Pertina Kalbar, Hamdan Darsani.
Menurutnya, tren pembangunan olahraga saat ini telah berkembang jauh. Venue olahraga tidak lagi berdiri sendiri, melainkan menjadi pusat aktivitas yang mampu menarik kunjungan wisatawan sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat sekitar.
"Ketika sebuah kejuaraan dilaksanakan, yang bergerak bukan hanya sektor olahraga. Hotel, kuliner, transportasi, UMKM hingga destinasi wisata juga ikut merasakan manfaatnya. Ini yang ingin kami bangun di Kalbar," katanya.
Selain mendukung sport tourism, kawasan tersebut juga dinilai memiliki potensi dalam pengembangan sport industry. Berbagai produk dan layanan yang berkaitan dengan olahraga dapat diperkenalkan kepada masyarakat selama pelaksanaan kegiatan maupun kejuaraan.
"Kami berharap ke depan semakin banyak pelaku usaha olahraga yang terlibat, mulai dari perlengkapan pertandingan, apparel, hingga produk-produk UMKM yang bisa dipromosikan kepada pengunjung," papar Hamdan.
Sementara itu, aspek sport science juga menjadi perhatian dalam pengembangan venue. Pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi olahraga dinilai penting untuk meningkatkan kualitas pembinaan atlet, khususnya cabang olahraga tinju.
"Pembinaan atlet modern harus didukung pendekatan ilmiah, baik dari sisi kebugaran, nutrisi, pemulihan, hingga analisis performa. Karena itu konsep sport science menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam pembangunan olahraga masa depan," jelasnya.
Keberadaan venue di kawasan Agro Wisata Dream Land Holtipark juga diharapkan mampu menjadi alternatif lokasi penyelenggaraan berbagai event olahraga tingkat daerah maupun nasional. Dengan suasana terbuka dan lingkungan yang mendukung, kawasan ini dinilai memiliki daya tarik tersendiri dibanding venue konvensional.
Masyarakat pun diharapkan dapat menikmati lebih banyak kegiatan olahraga yang dikemas secara menarik sekaligus menjadi sarana rekreasi keluarga.
Dengan menggabungkan olahraga, wisata, industri, dan ilmu pengetahuan dalam satu kawasan, Agro Wisata Dream Land Holtipark diproyeksikan menjadi salah satu contoh implementasi konsep Sport City di Kalbar, sekaligus mendukung upaya peningkatan prestasi atlet dan pertumbuhan ekonomi daerah melalui olahraga. (tim Liputan)
Editor : Aan