![]() |
| Rektor Arief Sukino, Prof. Dr. Arief Sukino, M.Ag., Saat Bersama Dr. Pitoyo |
KALBARNEWS.CO.ID (JAKARTA) –
Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Kalimantan Barat kembali menorehkan langkah
progresif dalam memperkuat kualitas pendidikan dan daya saing lulusan di era
digital. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman
(MoU) bersama Asosiasi Profesi Wirausaha Informasi dan Komunikasi Indonesia
(APWIKI) yang berlangsung di Jakarta, Selasa (19/5/2026).
Kolaborasi strategis ini menjadi
tonggak penting bagi UNU Kalbar dalam memperluas jejaring kemitraan dengan
organisasi profesi nasional yang bergerak di bidang informasi, komunikasi, dan
kewirausahaan digital.
Kerja sama tersebut semakin
bernilai strategis karena APWIKI dipimpin langsung oleh Dr. Pitoyo, sosok
nasional yang dikenal sebagai pendiri jaringan media Tribun di Kalimantan
sekaligus pakar komunikasi senior di Indonesia.
Pengalaman panjang Dr. Pitoyo di
dunia industri media dan komunikasi diyakini akan membawa perspektif baru bagi
pengembangan pendidikan berbasis industri di lingkungan UNU Kalbar.
Melalui sinergi ini, UNU Kalbar
menegaskan keseriusannya dalam membangun ekosistem pendidikan yang adaptif
terhadap perkembangan zaman. Tidak hanya berfokus pada penguatan akademik,
kerja sama dengan APWIKI juga diarahkan untuk menciptakan generasi muda yang
kreatif, inovatif, dan siap bersaing di tengah pesatnya transformasi digital.
Berbagai program konkret telah
disiapkan dalam kolaborasi tersebut, mulai dari pengembangan kurikulum berbasis
industri digital, pelatihan dan sertifikasi profesi, hingga program inkubasi
bisnis digital bagi mahasiswa.
Dengan pendekatan itu, mahasiswa
diharapkan tidak hanya memahami teori di ruang kuliah, tetapi juga memiliki
kemampuan praktis untuk menjadi kreator konten, pelaku usaha digital, hingga
inovator teknologi komunikasi.
Rektor Arief Sukino, Prof. Dr.
Arief Sukino, M.Ag., menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari visi
besar universitas dalam mencetak sumber daya manusia unggul yang mandiri secara
ekonomi dan mampu menjawab tantangan era digital.
Menurutnya, dukungan dari APWIKI
dan kehadiran tokoh nasional seperti Dr. Pitoyo menjadi energi baru bagi UNU
Kalbar untuk terus berkembang sebagai kampus yang visioner dan relevan dengan
kebutuhan dunia industri.
“Kolaborasi ini menjadi langkah
penting untuk melahirkan generasi muda Kalimantan Barat yang tidak hanya cakap
teknologi, tetapi juga mampu menjadi sosiopreneur dan wirausahawan digital yang
membawa dampak positif bagi masyarakat,” ujarnya.
Dengan semangat kolaborasi
tersebut, UNU Kalbar optimistis mampu memperkuat perannya sebagai institusi
pendidikan yang berkontribusi nyata untuk daerah dan bangsa. Melalui penguatan
jejaring nasional dan pengembangan ekosistem digital, UNU Kalbar menegaskan
komitmennya untuk terus berpartisipasi dan berkontribusi bagi negeri. (tim
liputan).
Editor : Heri
.jpeg)