UNU Kalbar Gandeng SMAK Babussalam, Buka Kelas Reguler dan Karyawan untuk Anak Pesisir

Editor: Redaksi author photo
Rektor UNU Kalbar, Prof Arief Sukino Saat Berada Di SMA Keterampilan Babussalam 

KALBARNEWS.CO.ID (KUBU RAYA) – Suasana haru, bangga, dan penuh harapan menyelimuti halaman SMA Keterampilan Babussalam di Desa Sungai Nipah, Kecamatan Telok Pakedai, pada hari Sabtu (23/5/2026).

 

Momentum Commencement Ceremony atau wisuda kelulusan siswa tahun ini tidak sekadar menjadi seremoni pelepasan pelajar, tetapi berubah menjadi tonggak lahirnya harapan baru bagi masa depan pendidikan anak-anak pesisir Kalimantan Barat.

 

Di tengah keterbatasan akses pendidikan tinggi yang selama ini menjadi tantangan masyarakat desa, hadirnya Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Barat membawa kabar besar: sebuah “Jembatan Emas” menuju perguruan tinggi kini resmi dibuka untuk masyarakat Telok Pakedai.

 

Acara pelepasan siswa dipimpin langsung oleh Kepala SMAK Babussalam, Suhanto, didampingi Kepala MTs Babussalam, Ismah. Kehadiran Rektor UNU Kalbar, Arief Sukino, yang mendapat dukungan penuh Ketua BPP UNU Kalbar, Muhajirin Yanis, menjadi magnet utama dalam kegiatan tersebut.

 

Dalam sambutannya, Prof. Arief Sukino membakar semangat para lulusan agar tidak berhenti hanya pada ijazah SMA. Ia mengajak para siswa untuk berani bermimpi lebih tinggi dan melanjutkan pendidikan ke bangku kuliah.

 

“Jangan takut bermimpi menjadi sarjana. Anak-anak Telok Pakedai harus mampu bersaing dan menjadi pemimpin masa depan,” ujarnya disambut tepuk tangan para wali siswa.

 

Memahami bahwa faktor ekonomi sering menjadi penghalang utama, UNU Kalbar hadir membawa solusi nyata melalui program Beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah dan beasiswa yayasan. Program tersebut ditawarkan bagi siswa berprestasi maupun keluarga kurang mampu agar tetap memiliki kesempatan mengenyam pendidikan tinggi.

 

Tidak hanya itu, UNU Kalbar juga membuka akses melalui sistem kelas reguler dan kelas karyawan, sehingga masyarakat yang sudah bekerja tetap memiliki peluang untuk melanjutkan studi tanpa meninggalkan aktivitas sehari-hari.

 

Kehadiran kampus berbasis nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah itu mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Pembimbing ekstrakurikuler Tarung Derajat SMAK Babussalam, Roni, menilai langkah UNU Kalbar sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap masa depan generasi muda desa.

 

“Ini bukan sekadar kunjungan kampus, tetapi motivasi besar bagi anak-anak kami agar percaya diri melanjutkan pendidikan,” katanya.

 

Acara wisuda tersebut juga dihadiri berbagai tokoh penting dan lintas daerah, di antaranya Ketua Dewan Pembina Lembaga Pendidikan Babussalam, Sunarwi, Kepala Desa Sungai Nipah, Zainal Abidin, serta sejumlah tokoh masyarakat dan wali siswa.

 

Dukungan lintas wilayah tampak dari kehadiran Kepala Desa Pematang Tujuh Rasau Jaya, Sujana, Sekdes Pematang Tujuh, Ridwan, hingga tokoh agama Atet Suwondo. Kehadiran berbagai elemen masyarakat ini menjadi simbol kuat bahwa pembangunan pendidikan adalah tanggung jawab bersama.

 

Momentum wisuda SMAK Babussalam tahun ini pun tidak hanya menjadi akhir perjalanan pendidikan menengah, tetapi sekaligus awal revolusi pendidikan di Telok Pakedai — ketika mimpi anak-anak desa mulai menemukan jalannya menuju perguruan tinggi dan masa depan yang lebih cerah. (tim liputan).

 

Editor : Heri

Share:
Komentar

Berita Terkini