![]() |
| SDTK-SMPTK-SMAK SETIA Pontianak Gelar Pelepasan dan Pengutusan Siswa/i Tahun 2026 |
KALBARNEWS.CO.ID (PONTIANAK) –
SDTK-SMPTK-SMAK SETIA Pontianak menggelar kegiatan Pelepasan dan Pengutusan
Siswa/i Kelas 6, 9, dan 12 pada Jumat, 22 Mei 2026 dengan penuh sukacita, rasa
syukur, dan suasana haru. Kegiatan yang mengusung tema “Bersama Kristus, Siap
Menjadi Generasi Unggul” berdasarkan Yeremia 29:11 ini dihadiri sekitar 180
orang yang terdiri dari pengurus yayasan, kepala sekolah, dewan guru, orang tua
siswa, tamu undangan, hingga tim misionaris asal Korea Selatan.
Acara diawali dengan ibadah
syukur dan pengutusan sebagai ungkapan terima kasih kepada Tuhan atas
penyertaan selama proses pendidikan para siswa/i. Ibadah diisi dengan pujian
dan penyembahan, pembacaan Firman Tuhan, doa pengutusan, serta persembahan pujian
multibahasa yang menambah suasana khidmat dan penuh makna.
Firman Tuhan disampaikan oleh
Pdt. Dr. Song Kwang Ok, Th.M yang menegaskan bahwa setiap lulusan harus
melangkah ke masa depan dengan menghadirkan Kristus dalam setiap keputusan dan
perjalanan hidup. Ia mengingatkan bahwa Tuhan memiliki rancangan damai sejahtera
dan masa depan penuh harapan bagi setiap anak-anak-Nya.
Dalam khotbahnya, beliau juga
menyoroti perkembangan teknologi digital yang semakin pesat. Menurutnya,
generasi muda harus mampu memanfaatkan teknologi secara bijaksana, positif, dan
bertanggung jawab untuk mendukung pendidikan, kreativitas, serta pelayanan
kepada sesama.
“Setiap lulusan harus mampu
menguasai teknologi dan bukan dikuasai teknologi. Teknologi harus menjadi alat
untuk membangun masa depan dan mendukung kehidupan yang takut akan Tuhan,”
pesannya.
Prosesi pelepasan siswa/i
berlangsung penuh haru saat para lulusan dipanggil satu per satu menuju podium
untuk menerima pengalungan medali sebagai simbol keberhasilan menyelesaikan
pendidikan pada jenjang masing-masing.
Momen tersebut dilanjutkan dengan
doa pengutusan yang dipimpin Pdt. Kim Hoomno sebagai tanda pengutusan siswa/i
untuk menjadi generasi unggul dan menjadi berkat bagi dunia.
Kegiatan semakin semarak dengan
berbagai penampilan seni dan kreativitas siswa/i, mulai dari tarian daerah,
pembacaan puisi “Terimakasih Guruku”, paduan suara, hingga penampilan pujian
dalam Bahasa Inggris, Korea, dan Mandarin yang menunjukkan nuansa internasional
dalam pendidikan di Yayasan SETIA Kalimantan Barat.
Ketua Yayasan SETIA Kalimantan
Barat, Pdt. Dr. Gihon Nenabu, M.Th., M.Pd dalam sambutannya menyampaikan rasa
syukur atas penyertaan Tuhan dalam pelayanan pendidikan dan sosial keagamaan
yang terus berkembang hingga saat ini.
Ia juga menyampaikan apresiasi
kepada orang tua siswa yang telah mempercayakan pendidikan anak-anak mereka
kepada Yayasan SETIA Kalimantan Barat, serta mengucapkan terima kasih kepada
pemerintah, Bimas Kristen, DPRD Kota Pontianak, dan Pemerintah Korea Selatan
yang turut mendukung pengembangan fasilitas dan kualitas pendidikan di yayasan
tersebut.
“Keberhasilan bukan hanya
ditentukan oleh kecerdasan, tetapi juga ketekunan, karakter, disiplin, dan iman
kepada Tuhan,” ujarnya.
Sementara itu, Anggota DPRD Kota
Pontianak Fraksi PDIP, Emiliana TB, SH., MH dalam sambutannya menegaskan
pentingnya pendidikan sebagai investasi masa depan bangsa. Ia mengajak seluruh
masyarakat untuk terus mendukung pendidikan anak-anak agar tidak ada lagi
generasi yang putus sekolah karena keterbatasan ekonomi maupun kurangnya
perhatian.
Beliau juga memberikan motivasi
kepada seluruh lulusan agar terus semangat belajar, berjuang, dan menggapai
cita-cita dengan mengandalkan Tuhan dalam setiap langkah kehidupan.
Apresiasi juga datang dari Plt.
Bimas Kristen Kanwil Kemenag Kalimantan Barat, Pdt. Dr. Joel Sinuryadi, M.Pd.K
yang menilai acara pelepasan dan pengutusan tersebut berlangsung sangat baik,
kreatif, tertib, serta sarat nilai kebersamaan dan moderasi.
Menurutnya, keberhasilan
pendidikan tidak hanya diukur dari kelulusan akademik, tetapi juga dari
pembentukan karakter, iman, disiplin, dan semangat pelayanan dalam diri peserta
didik.
“Para lulusan diharapkan menjadi
generasi yang unggul, berdedikasi, memiliki integritas, takut akan Tuhan, serta
mampu membawa dampak positif bagi gereja, masyarakat, bangsa, dan negara,”
tuturnya.
Acara kemudian ditutup dengan
ramah tamah, makan bersama, sesi foto setiap jenjang pendidikan, dan salam
perpisahan yang semakin mempererat kebersamaan antara yayasan, guru, orang tua,
dan seluruh siswa/i.
Kegiatan pelepasan dan pengutusan
ini menjadi momentum berharga bagi para lulusan untuk melangkah menuju masa
depan dengan iman, hikmat, karakter, serta semangat menjadi terang dan garam
dunia sesuai kehendak Tuhan. (tim liputan).
Editor : Heri
