Camat Sungai Ambawang Hadiri Ritual Baburukng di Pancaroba, Tradisi Leluhur Sambut Musim Berladang

Editor: Redaksi author photo
Camat Sungai Ambawang Hadiri Ritual Baburukng,Tradisi Leluhur Sambut Musim Berladang

KALBARNEWS.CO.ID (KUBU RAYA) – Kearifan lokal masyarakat Dayak kembali hidup dan terjaga melalui pelaksanaan Ritual Baburukng yang digelar di Padagi, Desa Pancaroba, Kecamatan Sungai Ambawang, Sabtu (30/5/2026). Kegiatan adat yang sarat makna spiritual ini turut dihadiri oleh Camat Sungai Ambawang, Jurin, SE, bersama tokoh adat, tokoh masyarakat, dan warga setempat.

 

Ritual Baburukng merupakan salah satu tradisi turun-temurun masyarakat Dayak yang dilaksanakan sebelum memulai aktivitas berladang.

 

Dalam prosesi ini, para tetua adat mendengarkan dan menafsirkan tanda-tanda alam yang disampaikan melalui suara burung maupun pertanda lainnya sebagai petunjuk dalam menentukan waktu dan langkah yang tepat untuk memulai musim tanam.

 

Lebih dari sekadar tradisi, Baburukng menjadi simbol hubungan harmonis antara manusia, alam, dan Sang Pencipta. Melalui ritual tersebut, masyarakat memanjatkan doa dan harapan agar proses berladang berjalan lancar, terhindar dari berbagai hambatan, serta diberikan hasil panen yang melimpah.

 

Camat Sungai Ambawang, Jurin, SE, mengapresiasi masyarakat yang terus menjaga dan melestarikan warisan budaya leluhur di tengah perkembangan zaman.

 

Menurutnya, tradisi seperti Baburukng tidak hanya memiliki nilai budaya yang tinggi, tetapi juga menjadi identitas masyarakat yang perlu dijaga bersama.

 

"Ritual Baburukng merupakan bagian dari kekayaan budaya yang dimiliki Kabupaten Kubu Raya. Tradisi ini mengajarkan nilai kebersamaan, rasa syukur, dan penghormatan terhadap alam serta Sang Pencipta. Pemerintah tentu mendukung upaya pelestarian budaya seperti ini agar tetap diwariskan kepada generasi muda," ujarnya.

 

Suasana khidmat dan penuh kekeluargaan mewarnai jalannya ritual. Warga yang hadir mengikuti setiap tahapan prosesi dengan penuh penghormatan, menunjukkan kuatnya ikatan masyarakat terhadap adat istiadat yang telah diwariskan secara turun-temurun.

 

Bagi masyarakat Desa Pancaroba, Baburukng bukan hanya sebuah ritual adat, melainkan momentum untuk memperkuat persatuan, menjaga nilai-nilai leluhur, serta memohon keberkahan bagi kehidupan dan mata pencaharian mereka yang sebagian besar bergantung pada sektor pertanian dan perladangan.

 

Pelaksanaan Ritual Baburukng tahun ini menjadi bukti bahwa modernisasi tidak menghapus akar budaya masyarakat. Sebaliknya, tradisi tersebut terus hidup sebagai warisan berharga yang memperkaya khazanah budaya Kabupaten Kubu Raya dan Kalimantan Barat secara keseluruhan. (tim liputan).

 

Editor : Heri

Share:
Komentar

Berita Terkini