![]() |
| Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Agus Sudarmansyah |
KALBARNEWS.CO.ID (KUBU RAYA) – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Agus Sudarmansyah, menegaskan komitmennya untuk mengawal aspirasi masyarakat Kubu Raya dan Mempawah dalam kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kabupaten Kubu Raya Tahun 2027 yang digelar di Aula Kantor Bupati Kubu Raya, Jalan Arteri Supadio A. Yani 2, Kamis (2/3/2026).
Dalam forum tersebut, Agus menyoroti adanya ketimpangan alokasi anggaran dari pemerintah provinsi pada tahun 2026. Ia mengungkapkan bahwa sejauh ini Kubu Raya hanya menerima dana hibah sebesar Rp4 miliar untuk Masjid Agung Awaluddin, tanpa adanya dukungan signifikan untuk sektor lain.
“Ini tentu menimbulkan rasa ketidakadilan di tengah masyarakat. Kubu Raya seolah tertinggal dalam distribusi anggaran provinsi,” ujarnya.
Meski demikian, Agus menyatakan optimisme bahwa pada perubahan anggaran 2026 masih ada peluang penambahan alokasi. Jika belum terealisasi, pihaknya akan mengawal agar pada tahun 2027 Kubu Raya mendapatkan porsi yang lebih besar, sebagaimana sinyal yang disampaikan pemerintah provinsi terkait sistem penganggaran bergiliran.
Selain itu, ia juga menyoroti sejumlah proyek infrastruktur prioritas yang telah dibahas bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Provinsi Kalbar, di antaranya pembangunan jembatan di Kecamatan Sungai Ambawang dengan nilai sekitar Rp20 miliar agar tidak kembali gagal direalisasikan.
Tak hanya itu, Agus juga menekankan pentingnya penanganan Jalan Adisucipto, khususnya pembangunan sistem drainase. Ia menyebut, saat musim hujan, air kerap meluap dari badan jalan dan langsung masuk ke permukiman warga akibat belum memadainya saluran pembuangan.
“Ini kewenangan provinsi dan harus segera ditangani. Jangan sampai masyarakat terus terdampak setiap musim hujan,” tegasnya.
Melalui Musrenbang ini, Agus memastikan dirinya bersama DPRD akan terus mengawal dan memperjuangkan pemerataan pembangunan agar Kubu Raya mendapatkan perhatian yang lebih adil dari pemerintah provinsi. (tim liputan).
Editor : Aan
