![]() |
| Bupati Sujiwo: Jangan Bakar Lahan! Dampak Karhutla Bisa Lumpuhkan Pendidikan hingga Ekonomi |
KALBARNEWS.CO.ID (KUBU RAYA) – Bupati Kubu Raya, Sujiwo, mengimbau seluruh masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, terutama menjelang musim kemarau panjang yang diprediksi akan terjadi.
Imbauan tersebut disampaikan usai apel siaga bersama unsur Forkopimda, termasuk Kapolres, Kajari, dan Ketua DPRD. Sujiwo mengungkapkan, meski sempat turun hujan, potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tetap perlu diwaspadai.
“Ke depan diperkirakan kemarau cukup panjang. Kami mohon masyarakat menahan diri, jangan membuka lahan dengan cara membakar dalam kondisi apapun,” tegasnya.
Ia menjelaskan, dampak karhutla sangat luas, tidak hanya merusak lingkungan tetapi juga mengganggu berbagai sektor. Mulai dari kesehatan akibat penyakit ISPA, terganggunya aktivitas pendidikan karena sekolah diliburkan saat kabut asap, hingga terhambatnya penerbangan dan investasi.
“Kalau kabut asap sudah tebal, sekolah bisa diliburkan, penerbangan terhenti, ekonomi ikut terganggu. Dampaknya luar biasa,” ujarnya.
Sujiwo menekankan, penanggulangan karhutla bukan hanya tugas pemerintah atau petugas di lapangan, tetapi menjadi tanggung jawab bersama seluruh masyarakat.
“Masyarakat tidak perlu sampai ikut memadamkan. Cukup patuhi imbauan, jangan membakar lahan. Itu sudah sangat membantu,” pungkasnya. (tim liputan).
Editor : Aan
