Tragedi Ojol Ditabrak Kendaraan Brimob, PW IPNU Kalbar Tegaskan Tuntutan Keadilan

Editor: Redaksi author photo
Ketua PW IPNU Kalimantan Barat, Zainullah

KALBARNEWS.CO.ID (PONTIANAK) – Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PW IPNU) Kalimantan Barat menyuarakan sikap tegas atas tragedi penabrakan pengemudi ojek online (ojol) oleh kendaraan taktis Brimob yang terjadi beberapa waktu lalu. Kejadian tersebut dinilai mencederai rasa kemanusiaan sekaligus memicu keresahan di tengah masyarakat.

 

Ketua PW IPNU Kalimantan Barat, Zainullah, menegaskan bahwa tragedi ini harus dijadikan momentum penting untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap institusi kepolisian. Menurutnya, peristiwa ini menunjukkan adanya krisis kepemimpinan di tubuh Polri.

 

“Pertama, kami mendesak Presiden Republik Indonesia untuk segera mencopot Jenderal Listyo Sigit Prabowo dari jabatannya sebagai Kapolri. Kejadian ini menjadi bukti nyata lemahnya kepemimpinan Kapolri dalam menjaga wibawa dan integritas institusi kepolisian,” tegas Zainullah.

 

Selain mendesak pencopotan Kapolri, PW IPNU Kalbar juga menuntut transparansi dan akuntabilitas dalam penanganan kasus tersebut.

 

“Proses hukum jangan sampai ditutup-tutupi. Kami ingin aparat yang bersalah diproses secara adil, terbuka, dan transparan. Jangan ada lagi hukum yang tajam ke bawah, tumpul ke atas,” tambahnya.

 

Lebih lanjut, Zainullah menegaskan komitmen IPNU untuk terus mengawal tegaknya demokrasi, supremasi hukum, dan keadilan sosial di Indonesia.

 

“IPNU akan berdiri bersama masyarakat. Kami tidak akan tinggal diam ketika nilai-nilai kemanusiaan dilanggar. Kepercayaan publik terhadap Polri harus dipulihkan melalui langkah nyata, bukan sekadar janji,” ujarnya.

 

Di akhir pernyataannya, PW IPNU Kalbar mengajak seluruh kader IPNU dan masyarakat luas untuk menjaga solidaritas serta memperjuangkan keadilan.

 

“Ini bukan hanya soal satu kasus, tetapi soal masa depan hukum dan demokrasi di Indonesia. Kita harus pastikan hukum benar-benar berpihak kepada rakyat,” pungkas Zainullah. (tim liputan).

 

Editor : Heri

Share:
Komentar

Berita Terkini