-->

BREAKING NEWS

BANJIR MELANDA BEBERAPA DESA SEPANJANG JL TRANS KALIMANTAN SUNGAI AMBAWANG KAB KUBU RAYA, SELAIN KARENA AIR PASANG CURAH HUJAN SEMAKIN MEMPERPARAH BANJIR TERSEBUT, SEHINGGA MELUMPUHKAN AKTIFITAS WARGA SEKITAR, MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN, EDDY PRABOWO DIKABARKAN DITANGKAP OLEH KOMISI PEMBERANTASAN KORUPSI (KPK) DALAM OPERASI TANGKAP TANGAN, ARUS KENDARAAN DARI ARAH JEMBATAN KAPUAS 2 MENUJU JL TRANS KALIMANTAN SUNGAI AMBAWANG MACET TOTAL, KEMACETAN HINGGA MENCAPAI 1 KM, BELUM DIKETAHUI PENYEBABNYA HINGGA KINI BELUM ADA KETERANGAN RESMI, KEBAKARAN KEMBALI TERJADI, KALI INI DI KOMPLEK PERTOKOAN DI JL TRANS KALIMANTAN SUNGAI AMBAWANG KAB KUBU RAYA, NQMUN DAPAT SIATASI DWNGAN CEPAT OLEH PEMADAM KEBAKARAN YANG TIBA DWNGAN CEPAT DI TKP, LEMBAGA PENDIDIKAN YARSI PONTIANAK TANDA TANGANI MOU PENERIMAAN MAHASISWA DARI SANTRI BERPRESTASI DAN HAFIZ-HAFIZHOH TANPA TEST, LAKI SIAP DUKUNG PEMERINTAH DALAM PEMBERANTASAN KORUPSI DI KALBAR, BAPILU DPD PDI PERJUANGAN TARGETKAN MENANG 100 PERSEN PILKADA SERENTAK DI KALBAR, PENEMUAN MAYAT DI GG DUNGUN PONTIANAK HEBOHKAN WARGA SEKITAR, HINGGA SAAT INI MAYAT MASIH BERADA DILOKASI KEJADIAN MENUNGGU APARAT KEPOLISIAN MENGEVAKUASI MAYAT TERSEBUT, PASANG IKLAN ANDA DI SINI, HARGA DAN KWALITAS IKLAN TERJAMIN SILAHKAN HUBUNGI KAMI DI EMAIL : REDAKSIKALBARNEWS@GMAIL.COM ATAU DI WHATSHAP : 085750113979 - 085245460919

Sri Rahayu: Sebastianus Darwis dipecat dari PDI Perjuangan Karena Dianggap Melawan Perintah Partai

Redaksi author photo

KALBARNEWS.CO.ID (PONTIANAK) – Ketua DPP PDI Perjuangan Sri Rahayu Minta Kader Banteng Bengkayang Sosialisasikan Pemecatan Darwis dari PDI Perjuangan, Sebastianus Darwis memutuskan untuk tetap berkontestasi pada Pilkada Bengkayang 2020 meski tidak didukung oleh partainya. Keputusan itu mengakibatkan Darwis dipecat dari PDI Perjuangan karena dianggap melawan perintah partai.

Kendati sudah dipecat dari PDI Perjuangan, hingga kini masih cukup banyak masyarakat Bengkayang yang belum mengetahui kabar tersebut. Sebagian masyarakat masih ada yang menganggap bahwa PDI Perjuangan mengusung dua kadernya pada Pilkada kali ini, yaitu Martinus Kajot dan Sebastianus Darwis.

Menanggapi hal itu, Sri Rahayu mengatakan, pada Pilkada Bengkayang tahun 2020 ini, PDI Perjuangan hanya mengusung satu calon, yakni Martinus Kajot. Dirinya secara tegas menyatakan bahwa Sebastianus Darwis sudah dipecat dari partai. Seluruh kader dan pengurus PDI Perjuangan di Kabupaten Bengkayang pun sudah Ia minta untuk lebih masif dalam menyosialisasikan kabar pemecatan tersebut.

"Kenapa harus kita sosialisasikan, karena itu merupakan keputusan internal yang mungkin masih banyak masyarakat yang belum tahu. Kader-kader dan pengurus partai wajib menyampaikan bahwa yang diusung PDI Perjuangan cuma satu, yakni pasangan Martinus Kajot dan Carlos Dja'afara. Tidak ada yang lain," katanya saat dijumpai di Kantor DPD PDI Perjuangan Kalbar, Jalan Arteri Supadio Sungai Raya.

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI itu menambahkan bahwa pemecatan Darwis dari PDI Perjuangan perlu disosialisasikan guna meluruskan kesimpangsiuaran informasi di tengah masyarakat. Di samping itu, sosialisasi terkait pemecatan tersebut juga untuk menyolidkan barisan simpatisan partai yang selama ini belum begitu yakin untuk mendukung pasangan Kajot-Carlos.

"Ya, sudah pasti harus disosialisasikan oleh jajaran struktural dan kader-kader PDI Perjuangan di Kabupaten Bengkayang. Sebastianus (Darwis) kan awalnya dari PDI Perjuangan, tapi karena sudah tidak melaksanakan rekomendasi atau instruksi dari Ibu Ketua Umum, maka itu sebagai salah satu bentuk perlawanan terhadap keputusan partai. Kalau sudah melanggar, apalagi ikut partai lain, sanksinya sudah pasti. Jelas di AD ART, dipecat. Darwis itu sudah dua kali dikasi kesempatan di Pilkada, tetapi belum beruntung. Sudah dua kali maju, tapi kalah melulu kan akhirnya partai melakukan evaluasi. Makanya, diberilah kesempatan itu kepada kader lain. Ini perlu disampaikan ke masyarakat supaya mereka tidak bingung," pungkasnya. (tim liputan).

Editor : Aan

Komentar Anda

Berita Terkini