-->

BREAKING NEWS

MENTERI KELAUTAN DAN PERIKANAN, EDDY PRABOWO DIKABARKAN DITANGKAP OLEH KOMISI PEMBERANTASAN KORUPSI (KPK) DALAM OPERASI TANGKAP TANGAN, ARUS KENDARAAN DARI ARAH JEMBATAN KAPUAS 2 MENUJU JL TRANS KALIMANTAN SUNGAI AMBAWANG MACET TOTAL, KEMACETAN HINGGA MENCAPAI 1 KM, BELUM DIKETAHUI PENYEBABNYA HINGGA KINI BELUM ADA KETERANGAN RESMI, KEBAKARAN KEMBALI TERJADI, KALI INI DI KOMPLEK PERTOKOAN DI JL TRANS KALIMANTAN SUNGAI AMBAWANG KAB KUBU RAYA, NQMUN DAPAT SIATASI DWNGAN CEPAT OLEH PEMADAM KEBAKARAN YANG TIBA DWNGAN CEPAT DI TKP, LEMBAGA PENDIDIKAN YARSI PONTIANAK TANDA TANGANI MOU PENERIMAAN MAHASISWA DARI SANTRI BERPRESTASI DAN HAFIZ-HAFIZHOH TANPA TEST, LAKI SIAP DUKUNG PEMERINTAH DALAM PEMBERANTASAN KORUPSI DI KALBAR, BAPILU DPD PDI PERJUANGAN TARGETKAN MENANG 100 PERSEN PILKADA SERENTAK DI KALBAR, PENEMUAN MAYAT DI GG DUNGUN PONTIANAK HEBOHKAN WARGA SEKITAR, HINGGA SAAT INI MAYAT MASIH BERADA DILOKASI KEJADIAN MENUNGGU APARAT KEPOLISIAN MENGEVAKUASI MAYAT TERSEBUT, PASANG IKLAN ANDA DI SINI, HARGA DAN KWALITAS IKLAN TERJAMIN SILAHKAN HUBUNGI KAMI DI EMAIL : REDAKSIKALBARNEWS@GMAIL.COM ATAU DI WHATSHAP : 085750113979 - 085245460919

PMII Kota Pontianak minta Pemkot Serius Tangani Banjir

Redaksi author photo

KALBARNEWS.CO.ID (PONTIANAK) – Musim hujan diakhir bulan ini juga dibarengi naiknya air pasang membuat Kota Pontianak kerap dibanjiri genangan air yang memenuhi sekitar jalan yang dataran rendah akibatnya akses jalan terganggu untuk masyarakat yang akan melakukan aktivitas kesehariannya.

“Padahal banjir ini cukup sering di Pontianak, apalagi ketika musim hujan,” ujar Ketua PC PMII Kota Pontianak, Fahrizal Amir, Sabtu 21 November 2020.

Fahrizal amir sangat menyayangkan pemkot tidak mengantisipasinya bahkan cendrung abai, padahal hal sangat penting.

“Artinya pemkot Kota Pontianak tidak sedia payung sebelum hujan, padahal bisa dikatakan Kota kalau sudah musim hujan langganan banjir,” imbuhnya.

Kata Amir, bisa saja banjir itu diakibatkan karena saluran air tersumbat dan drainase yang kurang perhatian.

Sehingga tiap musim hujan kerap terjadinya luapan air yang memenuhi ruas jalan bahkan juga menggenangi rumah-rumah warga.

“ini menjadi catatan hitam untuk Pemkot Pontianak karena tidak serius dalam menangani persoalan banjir yang kerap terjadi itu,” tegasnya.

Oleh karena itu, Fahrizal meminta agar pemkot Pontianak lebih sigap mengantisipasi dan mengatasi permasalahan banjir yang kerap dan menjadi langganan ketika musim hujan.

“Harus Pemkot harus serius persoalan ini, jangan main-main dengan banjir, karena bisa sangat mengganggu segala aspen kehidupan, termasuk ekonomi,” tutup. (tim liputan).

Editor : Aan

Komentar Anda

Berita Terkini