-->

BREAKING NEWS

TERIMAKASIH TELAH MENGIKUTI INFORMASI DARI KAMI WWW.KALBARNEWS.CO.ID, USTAD MUSTAHAR,SPD.I TERPILIH SEBAGAI KETUA FORUM KOMUNIKASI PONDOK PESANTREN (FKPP) KABUPATEN KUBU RAYA PERIODE 2020 -2025 PADA MUSYAWARAH DAERAH FKPP KAB KUBU RAYA, SEORANG ANGGOTA SATLANTAS POLRESTA PONTIANAK DIKABARKAN LAKUKAN PELECEHAN SEX KEPADA SEORANG WARGA KARENA TIDAK BISA MEMBAYAR TILNG PELANGGARAN LALU LINTAS, KASUS INI MASIH DALAM PENYELIDIKAN APARAT, SATRESNARKOBA POLRES KUBU RAYA BEKUK TERSANGKA PENGEDAR NARKOBA DI KECAMATAN SUNGAI KAKAP, TERSANGKA BERINISIAL DP DITANGKAP BERSAMA BARANG BUKTI NARKOBA JENIS SABU-SABU, PASANG IKLAN DI KALBARNEWS GAMPANG.....!!!!! HUB MARKETING KAMI DI : 085751103979 - 085245460919 ATAU EMAIL : redaksikalbarnews@gmail.com

202 Pelaku Pencurian Diamankan Dalam Operasi Panah Kapuas 2019

Redaksi author photo
Kapolda Kalbar, Irjen Pol Didi Haryono 

Pontianak (Kalbarnews.co.id) - Polda Kalbar dan jajarannya menjaring 202 orang Pencuri. Para pelaku yang diciduk itu berusia produktif dan pihak kepolisian mengamankan puluhan unit kendaraan serta barang berharga lainnya, 

Hal ini disampaikan Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono yang didampingi Wakapolda Kalbar Brigjen Pol Drs. Imam Sugianto M.Si, Karo Ops Polda Kalbar Kombes Jayadi, Kapolresta Pontianak Kota AKBP Ade Ary dan Wadirkrimum Polda Kalbar AKBP Joko Sadonoepada sejumlah awak media ketika lakukan Confrence Pers di Mapolda Kalbar jl A Yani Pontianak.

"Memasuki hari ke-9 operasi panah kapuas 2019, Kita mengungkap 162 Kasus dan mengamankan ada 202 pelaku pencurian, yang di antaranya didominasi 113 laporan polisi tentang tindakan pencurian dengan pemberatan, 11 kasus Pencurian dengan kekerasan dan 37 kasus pencurian biasa,” kata Kapolda.

Setidaknya ada 43 kendaraan bermotor hasil kejahatan yang berhasil diamankan petugas, 66 Handphone, 14 Televisi, 7 Laptop, 22 Aki Tower Telekomunikasi, Uang tunai belasan juta dan sajam disita dari tangan para pelaku. 

Kapolda Kalbar Irjen Pol Drs Didi Haryono SH MH mengatakan operasi panah kapuas ini mengungkap kasus dengan sasaran 3C (curat, curas, dan curanmor) akan berlangsung selama 17 hari mulai 7 September 2019.

Penanganan berawal dari laporan dan keresahan masyarakat masih terjadinya kasus pencurian yang memanfaatkan situasi bencana kabut asap dimusim kemarau yang melanda wilayah Kalbar. Masyarakat juga berkeinginan agar kepolisian bergerak cepat menangani kasus kejahatan tersebut.

"Ditengah petugas kami sibuk menangani pemadaman kebakaran hutan dan lahan. Kita juga patroli dari malam, pagi, sampai siang, kita tangkap pelaku pencurian dan kita tahan, Kita proses sesuai ketentuan hukum karena kasus pencurian ini sangat meresahkan, merugikan hingga mengancam jiwa," kata Kapolda Kalbar Irjen Pol Drs Didi Haryono SH MH 

Menurut Kapolda Kalbar Irjen Pol Drs Didi Haryono SH MH pengungkapan tersebut tak luput dari peran serta masyarakat yang memberikan informasi kepada petugas untuk menyelidiki dan mengungkap pelaku kejahatan pencurian.

"Keberhasilan ini hasil kerja sama masyarakat yang membantu kepolisian untuk mengungkap para pelaku kejahatan di Kalbar," imbuh Didi Haryono.

Ia melanjutkan, dari hasil keterangan para tersangka, ada pencurian sudah beberapa kali dilakukan. Mereka juga menjual hasil kejahatan kepada penadah, sehingga di operasi ini kita menargetkan pengungkapan dari hulu hingga ke hilir turut diamankan.

“Dari pengungkapan ini, kita kembangkan lagi berdasarkan pengakuan dari para tersangka yang telah tertangkap sehingga para pelaku lain, penadah / penampung / pengguna hasil kejahatan akan diproses hukum,” tegasnya.

Kapolda Kalbar Irjen Pol Drs Didi Haryono SH MH menghimbau warga Kalbar agar turut serta melakukan pengamanan diri dan harta benda dengan cara: Mengunci ganda kendaraan pada tempat parkir umum.
 
"Jangan meninggalkan kendaraan dalam keadaan kunci terpasang; Jangan mengenakan perhiasan berlebihan apabila bepergiaan; Tidak menggunakan telepon genggam (handphone) saat berkendara di jalan, saat berjalan di tempat umum, di tempat sepi maupun di tempat-tempat rawan seperti keramaian dan pasar; Berkoordinasi dengan kepolisian apabila memerlukan pengamanan khusus, dan; Apabila mengalami kejadian pencurian agar segera melaporkan kepada kepolisian terdekat agar segera ditindaklanjuti,” pungkasnya.(tim liputan) 

Editor : Heri K

Komentar Anda

Berita Terkini