Panen Raya Jagung, Ria Norsan Ungkap Investasi Peternakan Ayam Rp1,7 Triliun di Landak

Editor: Redaksi author photo

Gubernur Kalbar Ria Norsan
KALBARNEWS.CO.ID (KUBU RAYA)  – Panen Raya Jagung Serentak Kuartal IV Tahun 2025 menjadi momentum penting bagi penguatan sektor pertanian dan peternakan di Kalimantan Barat. Gubernur Kalbar Ria Norsan mengungkapkan, pemerintah daerah mendapat kepercayaan besar dari Kementerian Pertanian untuk mengembangkan kawasan peternakan ayam terpadu dengan nilai investasi mencapai Rp1,7 triliun. (8/1/2026).


“Alhamdulillah, kemarin kita diberikan kepercayaan oleh Kementerian Pertanian. Program ini berjalan selama enam bulan dan fokus pada pengembangan peternakan ayam pedaging dan ayam petelur,” ujar Ria Norsan saat diwawancarai di sela kegiatan panen raya.


Ia menjelaskan, pusat peternakan akan dikembangkan di kawasan ekonomi Mandor, Kabupaten Landak, dengan cabang yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota lainnya di Kalimantan Barat. Peternakan ini diarahkan untuk memenuhi kebutuhan protein hewani, khususnya bagi anak-anak di Kalbar.


Menurut Norsan, pengembangan peternakan ayam ini akan berdampak langsung pada meningkatnya kebutuhan jagung sebagai bahan pakan ternak. Karena itu, sektor pertanian jagung memiliki peran strategis dalam mendukung keberlanjutan program tersebut.


“Jagung akan sangat dibutuhkan. Maka dari itu, petani tidak perlu khawatir. Hasil jagung pasti akan kita ambil dan dibeli,” tegasnya.


Ia menambahkan, sinergi antara pertanian dan peternakan ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani, memperkuat ketahanan pangan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.


Panen Raya Jagung Serentak ini pun menjadi simbol optimisme bahwa Kalimantan Barat siap menjadi salah satu lumbung pangan dan pusat peternakan unggulan di Indonesia.(Tim Liputan)

Editor : Aan

Share:
Komentar

Berita Terkini