-->

BREAKING NEWS

TERIMAKASIH TELAH MENGIKUTI INFORMASI DARI KAMI WWW.KALBARNEWS.CO.ID, SATRESNARKOBA POLRES KUBU RAYA TANGKAP MP PRODUSEN SEKALIGUS PENJUAL MIRAS DI KECAMATAN BATU AMPAR KAB KUBU RAYA, POLISI MASIH SELIDIKI KASUS TERBUNUHNYA IBU DAN ANAK WARGA PONTIANAK TIMUR YANG TEWAS MENGENASKAN DIDALAM RUMAHNYA, USTAD MUSTAHAR,SPD.I TERPILIH SEBAGAI KETUA FORUM KOMUNIKASI PONDOK PESANTREN (FKPP) KABUPATEN KUBU RAYA PERIODE 2020 -2025 PADA MUSYAWARAH DAERAH FKPP KAB KUBU RAYA, SEORANG ANGGOTA SATLANTAS POLRESTA PONTIANAK DIKABARKAN LAKUKAN PELECEHAN SEX KEPADA SEORANG WARGA KARENA TIDAK BISA MEMBAYAR TILNG PELANGGARAN LALU LINTAS, KASUS INI MASIH DALAM PENYELIDIKAN APARAT, SATRESNARKOBA POLRES KUBU RAYA BEKUK TERSANGKA PENGEDAR NARKOBA DI KECAMATAN SUNGAI KAKAP, TERSANGKA BERINISIAL DP DITANGKAP BERSAMA BARANG BUKTI NARKOBA JENIS SABU-SABU, PASANG IKLAN DI KALBARNEWS GAMPANG.....!!!!! HUB MARKETING KAMI DI : 085751103979 - 085245460919 ATAU EMAIL : redaksikalbarnews@gmail.com

Bupati Kubu Raya Resmikan Desa Sungai Enau A Kecamatan Kuala Mandor B

Redaksi author photo

Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan didampingi Camat Kuala Mandor B saat Resmikan Desa Sungai Enau A

Kubu Raya (Kalbarnews.co.id) – Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan meresmikan Desa Persiapan Sungai Enau A Kecamatan Kuala Mandor B, Sungai Enau A merupakan pemekaran dari Desa induk yakni Desa Sungai Enau Selasa (20/08/2019).

Sesuai undang-undang, desa persiapan akan diberlakukan selama 1-3 tahun, Bupati telah mengangkat penjabat Kepala Desa dari Pegawai Negeri Sipil berdasarkan usulan Camat sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Dalam Sambutanya, Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan menyebut peresmian Desa persiapan sebagai salah satu tahapan penting.

Menurut dia, momen peresmian desa menjadi titik mula berjalannya segala persiapan menuju desa definitif.

“Karena dihitung pertanggal hari ini dan seterusnya ke depan, Desa Persiapan sebagaimana namanya, sesuai undang-undang harus mempersiapkan dari dalam segala hal untuk menuju ke desa definitif. Nanti desa induk juga tetap mengawal. Pj kades pun sudah ada,” tutur Muda.

Muda menyatakan Pemerintah Daerah akan terus memantau Desa Persiapan Sungai Enau A. Dengan keterlibatan Satuan Kerja Perangkat Daerah terkait termasuk kecamatan, dirinya berharap proses Sungai Enau A menuju desa definitif berjalan lancar.

“Kita pemerintah kabupaten akan terus memonitor melalui dinas terkait dan camat. Jika ada persoalan, akan diupayakan solusi-solusinya supaya proses ke definitif bisa lancar,” ujarnya.

Muda menegaskan pemekaran desa bukan euforia semata. Alih-alih politik kekuasaan, pemekaran desa, menurut dia, adalah ikhtiar untuk menghadirkan akses yang sama, cepat, dan berkeadilan bagi masyarakat dalam hal pelayanan.

“Ini yang selalu saya pesankan kepada anak-anak muda dan masyarakat. Kalau melihat antusiasme masyarakat yang luar biasa, saya optimistis akan lebih cepat untuk menjadi desa definitif. Mudah-mudahan setahun sudah bisa,” ujarnya.

Sementara itu Penjabat Kepala Desa Sungai Enau A Yuliana mengatakan, dirinya akan segera berkoordinasi dengan seluruh elemen Masyarakat Desa.

Ia menyebut perlunya konsolidasi mengingat profil masyarakat Sungai Enau A yang heterogen. Menurutnya, soliditas masyarakat adalah modal utama dalam menyelesaikan berbagai pekerjaan khususnya menyangkut upaya Sungai Enau A menuju desa definitif.

“Kalau pekerjaan kita bagus dan rapi, akan cepat definitifnya. Diharapkan sekitar setahun dari sejak persiapan. Harapan kita mudah-mudahan masyarakat juga kompak biar cepat kerjanya,” ucapnya.

Yuliana menilai banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan di Desa Sungai Enau A. Salah satunya pembangunan infrastruktur jalan yang. Padahal, menurut dia, desa-desa lain suda memiliki jalan dengan kualitas yang baik.

“Baru sekitar 40-50 persen jalan yang layak. Karena sudah tanah merah. Desa-desa lain bahkan sudah ada aspalnya. Sungai Enau A  ini masih memerlukan pembangunan yang lebih baik,” ungkapnya.(tim liputan)

Editor : Heri K

Komentar Anda

Berita Terkini