-->

BREAKING NEWS

DANDIM 1207 DAN KAPOLRES KUBU RAYA MENGHIMBAU MASYARAKAT UNTUK TIDAK BAKAR LAHAN APALAGI SAAT KEMARAU SEPERTI SAAT INI, PENGURUS YARSI PONTIANAK MATANGKAN TEKNIS PENGGABUNGAN DUA LEMBAGA PENDIDIKAN YANG DINAUNGI YAYASAN YAITU SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN (STIKES) DAN AKADEMI FARMASI (AKFAR) UNTUK MENJADI UNIVERSITAS YARSI PONTIANAK, DENGAN PENAMBAHAN FAKULTAS HINGGA ENAM FAKULTAS, DPC PARTAI GERINDRA KOTA PONTIANAK BERDUKA, WAKIL KETUA, Drs SY ISKANDAR ALMUNTAHAR, M.Sos YANG JUGA ANGGOTA DPRD KOTA PONTIANAK MENINGGAL DUNIA DI RS PROMEDIKA PONTIANAK, PADA HARI INI, MINGGU (14 PEBRUARI 2021), WARGA SUNGAI JAWI GG NILAM 7 JL PROF DR HAMKA PONTIANAK DIGEGERKAN DENGAN KASUS PEMBUNUHAN, KAMIS 911/02/2021), WARGA SUNGAI RAYA DIGEGERKAN DENGAN PENEMUAN MAYAT DI ATAS PARIT PERSIS DISAMPING MAPOLDA KALBAR, POLRES KUBU RAYA BERHASIL UNGKAP DAN PELAKU PEMBUNUHAN DI DESA MADUSARI KEC SUNGAI RAYA, MOTIF PEMBUNUHAN KARENA UTANG PIUTANG, KETUA KOMISI V DPR RI BERSAMA PERWAKILAN KEMENTERIAN PERHUBUNGAN SERAHKAN SATU UNIT BUS SEKOLAH KEPADA UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA KALIMANTAN BARAT, JUMAT (05/02/2021)

Bupati dan Dirut Bank Kalbar Serahkan Bantuan Mesin Jahit Kepada UMKM di Kubu Raya

Redaksi author photo

 
Bupati dan Dirut Bank Kalbar didampingi Tim Pengerak PKK  saat berikan Bantuan kepada UMKM
Kubu Raya - Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan beserta Dirut Bank Kalbar serahkan bantuan sejumlah 18 mesin jahit kepada 8 Koperasi Jasa Menjahit dari 9 Kecamatan di Kubu Raya penyerahan dilaksanakan di Workshop Konveksi Jl Rambu Bantu No 5 Desa parit Baru Kec Sui Raya, Jumat (08/03/2019).

Tampak hadir dalam penyerahan bantuan tersebut, Bupati Kubu Raya,Muda Mahendrawan, Dirut Bank Kalbar, Acab Bank Kalbar Kubu Raya, Wakil Ketua Pengerak PKK, AtzebyY Sujiwo, Asisten 2 Setda Kubu Raya, Drs Odang Prasetyo, Kadis Koperasi dan UKM, Kadis Parbudpora, Para Kepala Desa dan Perwakilan Koperasi Jasa Menjahit penerima bantuan.

Dalam sambutanya Bupati Kubu Raya mengatakan bahwa Program menjahit ini adalah program pemberdayaan keterampilan ibu-ibu yang telah dibina sejak lama, dan saat ini menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Kubu Raya dan Pihak perbankan dalam hal ini Bank Kalbar.
 
Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan dan Dirut Bank Kalbar saat penyerahan Mesin Jahit kepada Salah satu Penerima
“Alhamdulillah dimasa kepemimpinan Muda-Jiwo ini yang baru saja berjalan, bisa membantu ibu-ibu yang mempunyai keterampilan menjahit dengan diFasilitasi Bank Kalbar,” jelas Bupati.


Muda menjelaskan bahwa Program ini adalah program pemberdayaan ketrampilan Ibu-ibu dalam meningkatkan perekonomian dengan melakukan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan juga menjadi binaan Dinas Koperasi dan UMKM Kubu Raya.

“Dengan keterampilan yang dimiliki Para Ibu ini, tentu akan sangat membantu secara perekonomian masyarakat, sebagai contoh baju seragam sekolah, daripada harus membeli diluar sana dan keuntungannya entah mengalir kemana, jika diberikan kepada Koperasi Jasa Menjahit ibu-ibu ini maka keuntungan akan dinikmati masyarakat sekitarnya,” Ungkap Muda.

Sementara itu Dirut Bank Kalbar, Drs Syamsir Ismail, MM menyatakan sangat mendukung Program Bupati dalam rangka Pemberdayaan UMKM dan hal ini sejalan dengan Program dari Bank Kalbar yang juga menjadi Bank yang kepemilikanya ada juga dari Pemerintah kabupaten Kubu Raya.

“Bank Kalbar sangat mendukung Program Bupati dan Wakil Bupati Kubu Raya dalam pemberdayaan UMKM karena ini seiring dengan Program Bank Kalbar, kami akan terus memberikan bantuan secara bertahab tentu harus di dukung kemampuan dari UMKM itu sendiri,” Jelas Syamsir.

Dalam Kegiatan Penyerahan Bantuan tersebut Bank Kalbar bersama Bupati Kubu Raya menyerahkan 18 buah mesin Jahit terbaru dengan sytem digital sehingga mempermudah Ibu-ibu Penjahit dalam memproduksi keraajinan menjahit mereka.

Hal ini disampaikan Mahmuda salah satu Penerima bantuan dari Desa Mega Timur Kec Sui Ambawang, dirinya merasa terbantu dengan adanya bantuan mesin jahit dari Bank Kalbar ini karena mesin jahit yang diterimanya lebih modern dan mudah digunakan.

“Saya berterimakasih Kepada Pak Bupati dan Bank Kalbar yang telah memberikan bantuan mesin jahit yang canggih kepada kami, sehingga meringankan kerjaan kami, jika selama ini kami hanya bisa membuat bajumaksimal 4 helai satu hari, dengan mesin ini mungkin bisa 8 atau 10 helai sehari,” ungkap Mahmuda. (tim liputan)

Editor : Heri K


Komentar Anda

Berita Terkini