
Sujiwo Puji Penampilan Paskibra Santri Darul Ulum, Hari Santri Bakal Jadi Agenda Tetap Kubu Raya
KALBARNEWS.CO.ID (KUBU RAYA) – Penampilan pasukan pengibar bendera (Paskibra) dari santri Pondok Pesantren Darul Ulum mewarnai peringatan Hari Santri Nasional ke-11 tahun 2026 di halaman Kantor Bupati Kubu Raya. Formasi yang ditampilkan para santri mendapat apresiasi langsung dari Bupati Kubu Raya, H. Sujiwo.
Sujiwo mengaku bangga melihat para santri mampu menjalankan tugas dengan baik. Ia bahkan mengaku menyukai formasi yang dibangun dalam penampilan tersebut.
“Formasi yang dibangun tadi keren. Saya suka banget. Mudah-mudahan tahun depan tampilannya lebih bagus lagi dan kemasan acara Hari Santrinya juga semakin keren,” ujar Sujiwo.
Tak hanya memberikan apresiasi, Sujiwo juga menyampaikan komitmennya untuk menjadikan Hari Santri Nasional sebagai agenda tetap dalam kalender kegiatan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya.
Menurutnya, peringatan Hari Santri bukan sekadar seremoni, melainkan momentum untuk menumbuhkan semangat, kebanggaan, dan peran santri dalam kehidupan bermasyarakat.
Lima Agenda Keagamaan Jadi Kalender Tetap
Sujiwo mengungkapkan, Pemkab Kubu Raya telah menetapkan lima agenda keagamaan yang diharapkan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan.
Kelima agenda tersebut meliputi peringatan Hari Santri Nasional, pawai obor menyambut Ramadan, Gema Idulfitri pada bulan Syawal, Shalawat Akbar, serta kegiatan menyambut Tahun Baru Islam.
Ia berharap seluruh agenda tersebut dapat diselenggarakan dengan semakin baik dan melibatkan masyarakat secara luas.
Di akhir pesannya, Sujiwo menyemangati para santri agar terus belajar, meningkatkan kemampuan, dan menjadi generasi yang membanggakan.
“Semangat semuanya! Sampai bertemu tahun depan. Kalian harus jadi santri yang hebat,” pesannya.
Apresiasi terhadap Paskibra santri Darul Ulum sekaligus menjadi dorongan agar pelaksanaan Hari Santri di Kubu Raya terus berkembang, semakin meriah, dan memberi ruang bagi para santri untuk menunjukkan kemampuan serta kontribusi positif mereka bagi daerah. (tim Liputan)
Editor : Aan