KALBARNEWS.CO.ID (JAKARTA) - Ada pakaian yang selalu jadi andalan, mulai dari
kaus favorit untuk beraktivitas hingga celana yang nyaman dipakai ke mana saja.
Seiring waktu, pakaian-pakaian ini menjadi bagian dari keseharian dan menyimpan
berbagai cerita. 
Lebih Lama Dipakai, Lebih Banyak Cerita: Intip Inspirasi Merawat dan Memperbaiki Pakaian Favorit
Namun ketika muncul sobekan kecil, kancing lepas, atau tanda-tanda pemakaian lainnya, tidak sedikit pakaian yang akhirnya tersimpan di lemari dan terlupakan. Padahal sering kali, yang dibutuhkan hanyalah sedikit perbaikan atau sentuhan baru agar pakaian dapat kembali digunakan dan menemani lebih banyak momen. (21 Oktober 2026).
Di tengah kebiasaan untuk selalu mencari yang baru, semakin banyak orang mulai menemukan cara sederhana untuk memperpanjang usia pakaian mereka. Ada yang memperbaiki kerusakan kecil, menambahkan sentuhan personal, hingga meneruskan manfaat pakaian kepada orang lain.
Salah satunya adalah Kevin
Lagona, pemilik akun Instagram @kevinswork yang berisi berbagai modifikasi unik terhadap
berbagai benda juga pakaian. Ketika menemukan sobekan pada celana jins
favoritnya, Kevin memilih memperbaikinya dengan tambahan bordir berbentuk apel
merah. Selain menutupi bagian yang rusak, detail sederhana tersebut justru
memberikan karakter baru pada pakaian yang sudah sering digunakannya.
Lain halnya dengan Nindyan
P. Hangganararas, seorang content creator. Penasaran dengan menu perbaikan
dan kustomisasi yang ada di RE. UNIQLO STUDIO, ia mencoba membuat patch
untuk memberi sentuhan personal pada pakaian favoritnya. Bahkan ia membagikan
tutorial membuat patch dan bagaimana pengalaman yang menyenangkan di RE.
UNIQLO STUDIO bisa menimbulkan berbagai inspirasi untuk modifikasi pakaian di
akun TikTok-nya @nindyanphr.
Memberikan tampilan
baru lewat bordir juga bisa mengatasi rasa bosan akan pakaian yang itu-itu
saja. Nada Arini (@nada_arini), seorang aktivis
lingkungan yang juga content creator penyuka blus putih ini menambahkan
beberapa bordir lucu untuk memberikan sentuhan personal pada pakaiannya. Selain
memberikan tampilan yang lebih personal, Nada juga mendonasikan pakaian yang
masih layak pakai melalui kotak pengumpulan (donation box) RE.UNIQLO
sebagai cara sederhana untuk memperpanjang manfaat pakaian bagi orang lain.
Ketiga cerita
tersebut menunjukkan bahwa memperpanjang usia pakaian tidak selalu membutuhkan
perubahan besar. Mulai dari memperbaiki kerusakan kecil, menambahkan detail
yang lebih personal, hingga meneruskannya kepada orang lain, setiap pakaian
masih memiliki kesempatan untuk terus digunakan dan menemani lebih banyak
cerita.

Semangat inilah yang
dihadirkan melalui RE.UNIQLO STUDIO, layanan dari UNIQLO yang membantu
pelanggan memperpanjang usia pakaian favorit melalui repair dan remake.
Pelanggan dapat memperbaiki pakaian yang rusak atau memberikan tampilan baru
melalui berbagai pilihan kustomisasi, seperti embroidery dan sashiko, sehingga
pakaian yang sudah dimiliki dapat kembali digunakan dengan cara yang lebih
personal.
Untuk memberikan
lebih banyak pilihan dalam mempersonalisasi pakaian, mulai 23 Oktober 2026
UNIQLO juga menghadirkan 14 desain bordir eksklusif karakter Monchhichi.
Pelanggan dapat memilih desain favorit untuk memberikan sentuhan baru pada item
UNIQLO yang mereka miliki, sekaligus menjadikannya lebih personal dan
menyenangkan untuk terus digunakan.
Melalui berbagai
pilihan tersebut, UNIQLO mengajak masyarakat untuk merawat, memperbaiki, dan
memanfaatkan pakaian yang sudah dimiliki agar dapat digunakan lebih lama.
Layanan RE.UNIQLO STUDIO tersedia di UNIQLO La Piazza, Grand Indonesia, dan
Senayan City. Pilihan lengkap menu RE.UNIQLO STUDIO dapat dilihat disini. (tim liputan)
editor : Aan