![]() |
| Kapolres Kubu Raya, AKBP Rensa Sastika Aktadivia Robinson, S.H., S.I.K., M.H. |
KALBARNEWS.CO.ID (KUBU RAYA) —
Kapolres Kubu Raya, AKBP Rensa Sastika Aktadivia Robinson, S.H., S.I.K., M.H.,
turun langsung memantau aksi unjuk rasa damai masyarakat Kecamatan Batu Ampar
yang menyampaikan aspirasi di halaman Kantor DPRD Kabupaten Kubu Raya, Senin
(26/10/2026).
Dalam aksi tersebut, masyarakat
menyampaikan sejumlah tuntutan kepada pemerintah terkait pelayanan Pertamina
dan PLN, sulitnya mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, serta
aktivitas penambangan di Bukit Batu Ampar yang dinilai berpotensi menimbulkan
kerusakan lingkungan.
Untuk memastikan aksi berjalan
aman dan tertib, Polres Kubu Raya mengerahkan puluhan personel guna melakukan
pengamanan di lokasi. Kapolres hadir langsung untuk memantau situasi sekaligus
memastikan masyarakat dapat menyampaikan aspirasi secara damai dan kondusif.
Aksi tersebut mendapat perhatian
langsung dari Pemerintah Kabupaten Kubu Raya dan DPRD Kabupaten Kubu Raya.
Bupati Kubu Raya, H. Sujiwo, hadir menemui massa untuk mendengarkan aspirasi
yang disampaikan masyarakat. Turut hadir Wakil Ketua DPRD Kubu Raya, Jainal
Abidin, bersama seluruh anggota DPRD Kabupaten Kubu Raya.
Selain itu, perwakilan Pertamina,
PLN, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan
Pemerintah Kabupaten Kubu Raya juga hadir dalam pertemuan tersebut untuk
mendengarkan langsung berbagai persoalan yang menjadi perhatian warga Kecamatan
Batu Ampar.
Masyarakat menyoroti pelayanan
Pertamina dan PLN yang dinilai perlu mendapat perhatian pemerintah. Persoalan
sulitnya memperoleh BBM bersubsidi juga menjadi salah satu tuntutan utama,
mengingat ketersediaan BBM sangat penting untuk menunjang mobilitas dan
aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya warga yang tinggal di kawasan pesisir.
Selain persoalan energi, warga
turut menyampaikan kekhawatiran terhadap aktivitas penambangan di Bukit Batu
Ampar yang berpotensi berdampak pada kelestarian lingkungan. Mereka berharap
pemerintah dan instansi terkait dapat melakukan pengawasan serta memastikan
aktivitas pertambangan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
Kehadiran Bupati Kubu Raya,
jajaran DPRD, Pertamina, PLN, dan kepala OPD di lokasi aksi membuka ruang
komunikasi langsung antara masyarakat dan para pemangku kepentingan. Melalui
pertemuan tersebut, berbagai persoalan yang disampaikan warga dapat didengar
langsung oleh pihak-pihak yang memiliki kewenangan untuk menindaklanjutinya.
Sementara itu, Polres Kubu Raya
terus melakukan pengamanan untuk menjaga situasi tetap kondusif selama kegiatan
berlangsung. Pengamanan tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian dalam
mengawal penyampaian pendapat di muka umum agar berjalan tertib, aman, dan
sesuai ketentuan.
Aksi damai masyarakat Kecamatan
Batu Ampar ini diharapkan menjadi momentum bagi pemerintah daerah, DPRD,
Pertamina, PLN, dan instansi terkait untuk memperkuat koordinasi dalam
menindaklanjuti tuntutan masyarakat, terutama menyangkut pelayanan publik, distribusi
BBM bersubsidi, serta pengawasan aktivitas pertambangan dan perlindungan
lingkungan.
Masyarakat berharap aspirasi yang
telah disampaikan tidak berhenti pada pertemuan semata, tetapi dapat
ditindaklanjuti melalui langkah nyata dan solusi yang sesuai dengan kewenangan
masing-masing pihak demi meningkatkan pelayanan serta kesejahteraan masyarakat
Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Kubu Raya. (Wulan/tim liputan).
