KALBARNEWS.CO.ID (KUBU RAYA) – Kondisi kualitas udara di Kubu Raya yang dapat berubah dalam hitungan jam membuat pemerintah daerah harus mengambil keputusan cepat terkait aktivitas belajar mengajar di sekolah.
Kabut Asap Bisa Berubah Mendadak! Sujiwo Siapkan Sekolah Kubu Raya Beralih ke Belajar Jarak Jauh
Bupati Kubu Raya Sujiwo mengatakan, sebelumnya kondisi udara masih berada pada kategori sedang sehingga siswa tetap diperbolehkan mengikuti pembelajaran tatap muka. Namun, kondisi berubah sekitar pukul 23.00 WIB ketika kualitas udara masuk kategori tidak sehat.
Sujiwo menjelaskan, perubahan yang terjadi pada malam hari membuat pengumuman sekolah tidak bisa selalu disampaikan jauh-jauh hari. Pemerintah daerah tetap harus menunggu perkembangan kondisi udara sebelum menentukan kebijakan.
“Bukan kita ingin mendadak, tetapi perubahan kondisinya memang seperti sekarang. Kalau malam berubah, pagi baru bisa kita edarkan,” ujar Sujiwo.
Jika kualitas udara masih berada pada kategori berbahaya, Sujiwo telah menginstruksikan Kepala Dinas Pendidikan untuk menyiapkan pembelajaran jarak jauh. Kebijakan tersebut terutama menyasar TK, PAUD, SD dan SMP yang menjadi kewenangan Pemkab Kubu Raya.
Sementara untuk SMA dan SMK, kebijakan berada di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat. Sujiwo menegaskan, meski sekolah diliburkan dari pembelajaran tatap muka, proses pendidikan tidak boleh berhenti dan tetap dilaksanakan melalui pembelajaran jarak jauh. (Tim Liputan)
Editor : Aan