British Style, Everyday Wear, Kulik Gaya Angga Yunanda, Clara Bernadeth, hingga Shani Indira dalam Koleksi UNIQLO and JW ANDERSON Fall/Winter 2026

Editor: Redaksi author photo

British Style, Everyday Wear, Kulik Gaya Angga Yunanda, Clara Bernadeth, hingga Shani Indira dalam Koleksi UNIQLO and JW ANDERSON Fall/Winter 2026 
KALBARNEWS.CO.ID (JAKARTA) – Setelah resmi diluncurkan pada 16 Oktober lalu, koleksi terbaru UNIQLO and JW ANDERSON Fall/Winter 2026 kembali menghadirkan inspirasi baru dalam berpakaian seharihari. Mengusung tema “Stage Notes” yang terinspirasi dari dunia teater Inggris dan academia, koleksi ini memadukan gaya klasik British dengan sentuhan modern pada pakaian sehari-hari.  (23 Oktober 2026). 


Permainan motif kotak-kotak, warna, detail bernuansa vintage, hingga siluet kontemporer membuka berbagai kemungkinan styling, dari tampilan preppy hingga kombinasi yang lebih santai untuk keseharian. 


Sejumlah figur publik seperti Angga Yunanda, Clara Bernadeth, Shofia Shireen, Faishal Tanjung, dan Shani Indira pun turut membagikan inspirasi styling menggunakan item favorit mereka dari koleksi ini. 


Dengan pendekatan gaya yang berbeda, masing-masing memperlihatkan bagaimana gaya preppy dapat dikemas menjadi tampilan yang modern, effortless, dan relevan untuk berbagai aktivitas sehari-hari.


Berikut empat inspirasi styling dari koleksi UNIQLO and JW ANDERSON Fall/Winter 2026 untuk membuat tampilan sehari-hari terasa lebih menarik dan penuh karakter. Modern Preppy: Bermain Warna Untuk Beri Sentuhan Baru Pada Tampilan Gaya preppy tidak selalu harus identik dengan padu padan yang konservatif. 


Clara Bernadeth, menghadirkan interpretasi preppy yang feminin melalui perpaduan warna kontras yang harmonis. Rompi Kasmir Wol Kerah Bulat berwarna pink dengan motif argyle dan Rok Lipit bernuansa cokelat tua. Kontras warna yang lebih lembut membuat elemen academia terasa lebih mudah dikenakan untuk keseharian.


Pada tampilan berikutnya, Clara mengeksplorasi padu padan warna kontras yang lebih berani. Ia mengenakan Gaun Kemeja berwarna cokelat dengan material halus dan drape yang indah, kemudian menyampirkan Sweater Pendek Kasmir Wol Kerah V berwarna merah terang di bahu sebagai aksen. 


Sentuhan merah ini menjadi pop of color yang menghidupkan dominasi warna cokelat, sekaligus memberikan karakter pada siluet gaun yang sederhana. Clara juga menambahkan HEATTECH Kaos Kaki dengan kombinasi warna pink-merah yang mengikat keseluruhan palet, dan boots hitam menambah kesan edgy.


Kombinasi outfit ini menunjukkan bahwa permainan warna melalui satu item maupun aksesori dapat mengubah tampilan klasik menjadi lebih ekspresif, tanpa perlu banyak tambahan elemen lainnya.


Jadikan Patterned Knitwear Sebagai Statement untuk Gaya Kasual Sweater Lambswool Fair Isle salah satu highlight piece dari koleksi UNIQLO and JW ANDERSON Fall/Winter 2026, dengan motif yang kuat sehingga mudah dijadikan focal point dalam tampilan.


 Angga Yunanda dan Faishal Tanjung menunjukkan bagaimana Sweater Lambswool Fair Isle Kerah Bulat yang dipadukan dengan Jeans Lurus biru dapat menghasilkan karakter yang berbeda. 


Angga memilih sweater warna beige yang dilayer dengan kemeja putih untuk memberi dimensi pada tampilan, sementara Faishal memadukan versi navy dengan jeans untuk kesan yang lebih understated. 


Keduanya menunjukkan formula styling yang sederhana dan mudah diterapkan: jadikan motif Fair Isle sebagai fokus utama, lalu seimbangkan dengan denim berpotongan klasik. Kombinasi sweater dan jeans yang familiar pun terasa lebih menarik, sekaligus tetap praktis untuk dikenakan ke berbagai momen. 


Beri Dimensi pada Tampilan Lewat Layering Sederhana Kombinasi kemeja dan cardigan menjadi salah satu formula layering yang mudah diterapkan untuk gaya sehari-hari. Shofia Shireen menghadirkan sentuhan feminin melalui Cardigan Pendek Lambswool Kerah V berwarna natural yang dipadukan dengan kemeja pink dan Celana Chino Lipit cokelat. 


Detail kerah dan ujung lengan kemeja yang dibiarkan terlihat menciptakan aksen layering yang menarik, sementara kombinasi warna lembut memberikan kesan manis sekaligus polished. Hasilnya adalah gaya smart casual yang cocok untuk bekerja maupun menikmati akhir pekan.


Andalkan Outerwear untuk Mengubah Karakter Tampilan Outerwear bisa menjadi salah satu cara termudah untuk memberi karakter berbeda pada kombinasi item yang sederhana. 


Terinspirasi dari gaya British academia, Faishal Tanjung tampil kasual dengan Jaket Blouson Pendek bernuansa abu-abu dengan motif kotak-kotak khas Inggris, dipadukan dengan Kemeja Oxford Oversize Lengan Panjang berwarna putih dan Jeans Lurus biru. 


Potongan jaket yang pendek memberikan proporsi modern, sementara kombinasi kemeja dan denim menghadirkan kesan preppy yang santai. Kombinasi ini bisa menjadi inspirasi gaya ala anak kampus yang smart casual.


Sementara itu, Shani Indira menghadirkan tampilan yang lebih polished melalui padanan Jaket Pendek Padded berwarna wine dengan Kemeja Katun Lengan Volume Lengan Panjang putih yang memiliki detail kerah bulat khas dan Celana Chino Lipit hitam. 


Warna wine pada jaket menjadi aksen yang memperkaya kombinasi monokrom, sementara siluet jaket yang bervolume memberikan sentuhan modern pada tampilan yang rapi. Kedua tampilan ini sama-sama berangkat dari formula yang familiar, tetapi pilihan jaket membuat hasil akhirnya terasa berbeda. 


Cukup jadikan atasan dan bawahan sebagai kanvas yang sederhana, lalu biarkan warna atau detail pada outerwear menjadi aksen utama untuk membuat tampilan jadi lebih menarik.


Flannel Styling: Satu Kemeja, Beragam Gaya Kemeja Flannel berpotongan boxy cropped menjadi salah satu key item musim ini, menghadirkan motif kotak-kotak klasik dalam siluet yang terasa lebih fresh. Potongannya yang ringkas membuat kemeja ini versatile untuk dikenakan langsung maupun sebagai layering, sekaligus memberi tampilan yang lebih modern pada motif flannel yang klasik.


Untuk styling, kemeja ini bisa dibawa ke berbagai arah sesuai personal style. Shofia Shireen dan Shani Indira memperlihatkan dua cara berbeda dalam memadukan Kemeja Flannel Boxy Lengan Panjang. 


Padukan dengan Rok Lipit hitam untuk menciptakan kontras antara kesan klasik dan feminin, atau pilih Jeans Lurus Damage untuk tampilan kasual yang lebih effortless. Motif kotak-kotaknya pun menjadi aksen visual yang membuat kombinasi sederhana terasa lebih stand out, tanpa membutuhkan banyak tambahan item.


Selain versi boxy cropped, koleksi UNIQLO and JW ANDERSON Fall/Winter 2026 juga menghadirkan Kemeja Flannel Lengan Panjang dengan siluet yang lebih panjang dan detail dua kantong di bagian dada. 


Angga Yunanda mengenakannya sebagai luaran di atas Sweater Lambswool Kerah V berwarna abu-abu, lalu memadukannya dengan jeans berwarna natural. Kontras antara motif kotak-kotak pada flannel dan sweater polos membuat padu padan bernuansa netral ini terasa lebih ekspresif, sekaligus menawarkan cara berbeda dalam mengenakan kemeja flannel untuk keseharian.


Dengan beragam pilihan motif, warna, dan siluet, koleksi UNIQLO and JW ANDERSON Fall/Winter 2026 membuka banyak kemungkinan untuk bereksperimen dengan gaya sehari-hari. Kini saatnya menemukan interpretasi gaya Anda sendiri melalui koleksi UNIQLO and JW ANDERSON Fall/Winter 2026.


Jelajahi koleksinya di toko UNIQLO dan temukan item pilihan Anda selama koleksi masih tersedia. Koleksi lengkap UNIQLO and JW ANDERSON Fall/Winter 2026 tersedia di UNIQLO Pondok Indah Mall 3, Pondok Indah Mall 1, Senayan City, Grand Indonesia, 23 Paskal Bandung, Pakuwon Mall Surabaya,dan Pakuwon Mall Jogja, serta secara online melalui UNIQLO.com dan UNIQLO App. Beberapa item tersedia di seluruh toko UNIQLO. (Tim Liputan)

Editor : Aan


 

Share:
Komentar

Berita Terkini