Antrean BBM Mengular di Kubu Raya, Sujiwo Minta Pertamina Bergerak Cepat: Jangan Tambah Beban Rakyat!

Editor: Redaksi author photo

Antrean BBM Mengular di Kubu Raya, Sujiwo Minta Pertamina Bergerak Cepat: Jangan Tambah Beban Rakyat!

KALBARNEWS.CO.ID (KUBU RAYA)
– Antrean kendaraan yang mengular di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Kubu Raya mendapat perhatian serius Bupati Kubu Raya, Sujiwo. Ia meminta Pertamina segera melakukan mitigasi dan langkah preventif untuk mengantisipasi persoalan distribusi bahan bakar minyak (BBM).

Sujiwo menegaskan, Pertamina harus memastikan ketersediaan stok BBM di masing-masing SPBU agar antrean panjang tidak terus berlarut dan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Menurutnya, kondisi ekonomi masyarakat yang belum sepenuhnya pulih sudah dihadapkan pada berbagai persoalan, mulai dari kabut asap, kebutuhan air bersih, kenaikan harga bahan pokok, persoalan gas, hingga pemadaman listrik.

“Rakyat sudah susah, jangan ditambah susah lagi,” tegas Sujiwo.

Ia mengingatkan, persoalan antrean BBM harus ditangani secara serius melalui langkah antisipatif, bukan menunggu situasi semakin memburuk. Terlebih, persoalan gangguan distribusi akibat faktor air yang sebelumnya terjadi kini disebut sudah kembali normal.

Karena itu, Sujiwo meminta Pertamina melakukan evaluasi dan memastikan distribusi BBM berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.

Selain meminta perhatian Pertamina, Sujiwo juga berharap pihak kepolisian turut membantu mengawasi penyaluran BBM di lapangan. Ia mengaku menerima laporan mengenai dugaan penggunaan tangki kendaraan yang tidak semestinya untuk mendapatkan BBM, yang disebutnya sebagai “tangki-tangki siluman”.

Meski demikian, ia menegaskan dugaan tersebut perlu ditindaklanjuti melalui pengawasan dan pemeriksaan di lapangan.

Sujiwo berharap Pertamina, kepolisian, dan pihak terkait dapat bersinergi mencari solusi agar antrean tidak semakin panjang dan distribusi BBM tetap terkendali.

“Statement saya ini tolong ditanggapi serius. Kita bersama-sama mencari upaya preventif dan solusi. Jangan sampai persoalan ini dibiarkan hingga akhirnya berdampak negatif terhadap kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara, termasuk Kabupaten Kubu Raya,” ujarnya.

Sujiwo menekankan, langkah cepat dan terukur sangat diperlukan agar persoalan BBM tidak menambah beban masyarakat yang saat ini tengah menghadapi berbagai tekanan kebutuhan hidup. (Tim Liputan)
Editor : Aan

Share:
Komentar

Berita Terkini