![]() |
| Harga Sayuran Naik, Bupati Sujiwo Cek Langsung Kondisi Pasar Bahagia |
KALBARNEWS.CO.ID (KUBU RAYA) — Harga
sejumlah sayuran di pasaran menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Kubu Raya.
Berkurangnya pasokan dari sejumlah daerah sentra produksi akibat kekeringan
berkepanjangan disebut turut memengaruhi ketersediaan dan harga komoditas
sayuran di tingkat pasar.
Kondisi tersebut mendapat
perhatian langsung dari Bupati Kubu Raya Sujiwo. Ia meninjau kondisi harga dan
ketersediaan kebutuhan pangan masyarakat di Pasar Bahagia, Desa Kuala Dua,
Kecamatan Sungai Raya, Jumat (25/9/2026).
Peninjauan dilakukan untuk
melihat secara langsung dinamika perdagangan di pasar, terutama perkembangan
harga sayuran yang mengalami kenaikan di tengah berkurangnya pasokan dari
daerah produksi.
Kekeringan yang berlangsung cukup
panjang memberikan dampak terhadap sektor pertanian. Kondisi tersebut
berpotensi memengaruhi produksi dan distribusi berbagai komoditas hortikultura,
termasuk sayuran yang menjadi kebutuhan sehari-hari masyarakat.
Namun demikian, Bupati Sujiwo
meminta masyarakat tidak perlu khawatir terhadap kondisi ketersediaan pangan di
pasaran. Ia memastikan stok kebutuhan pokok dan berbagai komoditas pangan masih
tersedia di sejumlah pasar di Kabupaten Kubu Raya.
“Masyarakat diminta untuk tetap
tenang. Stok barang aman di pasar-pasar Kubu Raya. Pemerintah terus memantau
kondisi pasokan dan harga agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” ujar
Sujiwo.
Menurutnya, kenaikan harga pada
sejumlah komoditas tidak terlepas dari kondisi pasokan dari daerah sentra
produksi yang terdampak kekeringan. Karena itu, pemantauan terhadap
ketersediaan dan perkembangan harga perlu dilakukan secara berkelanjutan.
Bagi masyarakat, perubahan harga
sayuran menjadi perhatian karena komoditas tersebut merupakan salah satu
kebutuhan pangan yang rutin dibeli rumah tangga.
Melalui peninjauan langsung ke
pasar, pemerintah dapat memperoleh gambaran mengenai kondisi yang terjadi di
lapangan, baik dari sisi pedagang maupun ketersediaan komoditas yang dijual
kepada masyarakat.
Sujiwo juga melihat secara
langsung dinamika harga serta kondisi pasokan di Pasar Bahagia. Langkah
tersebut menjadi bagian dari perhatian pemerintah terhadap stabilitas kebutuhan
pangan masyarakat di tengah kondisi cuaca yang berdampak terhadap sektor produksi.
Situasi ini sekaligus menunjukkan
bahwa persoalan pangan tidak hanya berkaitan dengan produksi, tetapi juga
menyangkut kelancaran distribusi dari daerah sentra produksi hingga ke pasar.
Pemerintah Kabupaten Kubu Raya
terus memantau perkembangan kondisi tersebut agar perubahan pasokan dan harga
kebutuhan pangan dapat diketahui secara lebih cepat. Pemantauan di tingkat
pasar juga menjadi penting untuk memastikan kondisi yang dirasakan masyarakat
dapat menjadi dasar dalam menentukan langkah penanganan pemerintah.
Dengan kondisi kekeringan yang
masih menjadi tantangan bagi sektor pertanian, ketersediaan komoditas pangan
dan kestabilan harga menjadi perhatian penting Pemerintah Kabupaten Kubu Raya.
Bupati Sujiwo menegaskan
pemerintah akan terus melakukan pemantauan di lapangan untuk memastikan
kebutuhan pangan masyarakat tetap tersedia serta menjaga agar kondisi pasokan
dan harga tetap terkendali. (tim liputan).
Editor : Heri
