Sujiwo Nyaris Putus Asa Lihat Dermaga Rasau: Niat Buka Rezeki untuk UMKM Dibalas Sampah dan Tanaman Mati

Editor: Redaksi author photo

Sujiwo Nyaris Putus Asa Lihat Dermaga Rasau: Niat Buka Rezeki untuk UMKM Dibalas Sampah dan Tanaman Mati

KALBARNEWS.CO.ID
(KUBU RAYA)
– Bupati Kubu Raya, H. Sujiwo, mengaku nyaris putus asa melihat kondisi kawasan Dermaga Rasau Jaya yang kembali dipenuhi sampah dan tanaman yang mengering. Padahal, kawasan tersebut tengah ditata sebagai ruang bagi pelaku UMKM untuk mencari nafkah sekaligus menjadi wajah baru kawasan pelabuhan.

Kekecewaan itu diungkapkan Sujiwo saat meninjau langsung kawasan Dermaga Rasau Jaya. Ia mengaku lelah karena upaya pemerintah menata kawasan belum diimbangi dengan kepedulian masyarakat maupun para pelaku usaha.

"Saya sebenarnya sudah lelah, sudah capek. Kadang saya berpikir, pemerintah ini ingin membuka area ini supaya masyarakat bisa mengais rezeki. Tapi kok kepedulian dan sensitivitas terhadap niat baik kita hampir tidak ada," ujar Sujiwo.

Menurutnya, pemerintah telah berupaya menata kawasan agar menjadi tempat yang bersih, nyaman, dan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat. Namun, setiap kali datang ke lokasi, ia justru mendapati sampah berserakan dan tanaman yang sebelumnya ditanam sudah mati karena tidak dirawat.

"Setiap saya ke sini, yang saya dapat hanya kekecewaan. Sampah di mana-mana, tanaman mati semua. Padahal saya sudah titip kepada camat dan kepala desa agar sama-sama menjaga kawasan ini," katanya.

Sujiwo bahkan mengaku sempat terpikir untuk menghentikan program penataan kawasan dan mengembalikan Dermaga Rasau Jaya seperti kondisi sebelumnya.

"Kalau mengikuti hati, rasanya sudah tutup saja semuanya. Biarkan kembali seperti dulu. Biar saya tidak makan hati, tidak capek pikiran. Tapi saya juga memikirkan masyarakat kecil yang mencari rezeki di sini," ungkapnya.

Meski demikian, Sujiwo menegaskan dirinya belum menyerah. Ia meminta camat, kepala desa, dan seluruh pedagang duduk bersama untuk membangun komitmen menjaga kebersihan kawasan. Menurutnya, keberhasilan penataan tidak mungkin hanya mengandalkan pemerintah.

"Nanti kita kumpulkan semua pedagang. Kita tanyakan, masih mau tidak berusaha di sini. Kalau mau, mari sama-sama menjaga kebersihan dan fasilitas yang sudah disediakan. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri," tegasnya.

Sujiwo berharap seluruh pihak memiliki rasa memiliki terhadap kawasan Dermaga Rasau Jaya. Ia menilai, menjaga kebersihan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh masyarakat yang memanfaatkan fasilitas tersebut untuk mencari penghidupan.

"Kalau niat baik ini dijaga bersama, Dermaga Rasau Jaya bisa menjadi kawasan yang hidup, bersih, dan menjadi sumber rezeki bagi banyak orang. Tapi kalau dibiarkan seperti ini, semua usaha akan sia-sia," pungkasnya. (Tim LIPutan)
Editor : Aan

Share:
Komentar

Berita Terkini