Sujiwo Sulap Dermaga Rasau Jaya Jadi Pelabuhan Modern, Targetkan Bebas Calo, Preman, dan Semrawut

Editor: Redaksi author photo

Sujiwo Sulap Dermaga Rasau Jaya Jadi Pelabuhan Modern, Targetkan Bebas Calo, Preman, dan Semrawut

KALBARNEWS.CO.ID
(KUBU RAYA)
– Bupati Kubu Raya H. Sujiwo, SE., M.Sos., menegaskan komitmennya melakukan penataan menyeluruh kawasan Dermaga Rasau Jaya (Dermaraja) agar menjadi pelabuhan yang bersih, tertata, nyaman, dan mampu menjadi ikon baru Kabupaten Kubu Raya. (25/7/2026)

Usai menghadiri kegiatan Borneo International Halal Showcase, Sujiwo mengaku langsung meninjau Dermaga Rasau Jaya bersama sejumlah kepala OPD untuk memastikan progres penataan kawasan.

"Begitu mendarat saya langsung ke sini, karena kita punya target. Penataan Dermaga Rasau Jaya harus segera selesai," ujarnya.

Menurut Sujiwo, penataan yang dilakukan tidak hanya sebatas memperbaiki fisik bangunan, tetapi juga mengubah wajah kawasan secara menyeluruh. Mulai dari area parkir, taman, kios pedagang, ruang tunggu, pusat bisnis, hingga penerapan retribusi resmi berdasarkan Perda Nomor 13 Tahun 2023 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.

Ia meminta seluruh pekerjaan dituntaskan sebelum 8 Agustus, bertepatan dengan pelaksanaan Dermaraja Sunset Festival, yang dijadwalkan menghadirkan komedian Cak Lontong bersama sejumlah artis nasional.

"Semua pekerjaan harus selesai sebelum tanggal 8. Kita ingin masyarakat melihat perubahan nyata di Dermaga Rasau Jaya," tegasnya.

Sujiwo menjelaskan, bangunan-bangunan yang sebelumnya semrawut telah dibongkar untuk ditata kembali dengan konsep yang lebih rapi. Area parkir diperluas, kios-kios dibangun dengan tata letak yang seragam, ruang tunggu diperbaiki, pusat bisnis ditata ulang, serta akses keluar-masuk kawasan dibuat lebih tertib.

Yang tidak kalah penting, Sujiwo ingin mengubah citra pelabuhan laut yang selama ini identik dengan kesemrawutan.

"Selama ini pelabuhan laut sering diidentikkan dengan calo, preman, pungutan liar, bahkan orang mabuk. Saya ingin mengubah itu. Dermaga Rasau Jaya harus seperti bandara, tertata rapi, bersih, aman, tidak ada calo, tidak ada preman, dan memberikan rasa nyaman bagi masyarakat," katanya.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Sujiwo meminta seluruh perangkat daerah bekerja secara terpadu. Dinas Perhubungan bertanggung jawab terhadap pengelolaan pelabuhan, Dinas PUPR menyelesaikan pembangunan fisik, Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan membina para pedagang, Satpol PP melakukan penertiban, sementara perangkat daerah lainnya mengembangkan kawasan sebagai destinasi wisata.

Ia menegaskan, penataan Dermaga Rasau Jaya bukan sekadar proyek pembangunan fisik, tetapi bagian dari upaya membangkitkan kepercayaan masyarakat dan menggerakkan perekonomian lokal.

"Saya tidak punya kepentingan apa pun selain membuat usaha masyarakat semakin maju. Kalau kawasan ini tertata, pengunjung akan bertambah, pedagang ikut merasakan manfaatnya, dan ekonomi masyarakat akan tumbuh," ujar Sujiwo.

Di akhir peninjauan, Bupati menyampaikan apresiasi kepada masyarakat dan para pedagang yang telah mendukung proses penataan. Ia menyadari setiap kebijakan pasti memunculkan pro dan kontra, namun ia meyakini seluruh langkah yang dilakukan bertujuan menciptakan Dermaga Rasau Jaya yang lebih baik dan menjadi kebanggaan Kabupaten Kubu Raya. (Tim Liputan)

Editor : Aan

Share:
Komentar

Berita Terkini