Bupati Sujiwo Tegur Pelaku Usaha: Jangan Kotori Jalan Arteri Supadio Demi Kepentingan Bisnis
KALBARNEWS.CO.ID (KUBU RAYA) – Bupati Kubu Raya, H. Sujiwo, SE., M.Sos., turun langsung meninjau kondisi Jalan Arteri Supadio menyusul banyaknya laporan masyarakat terkait lumpur yang terbawa kendaraan keluar masuk dari kawasan usaha di sekitar jalan tersebut.
Saat melakukan pengecekan di lapangan, Sujiwo menemukan laporan tersebut benar adanya. Lumpur dari ban kendaraan menempel di badan jalan sehingga mengotori Jalan Arteri Supadio yang merupakan jalur utama dengan arus lalu lintas yang padat.
"Kami menindaklanjuti laporan masyarakat. Ternyata memang benar, kendaraan yang keluar dari area usaha membawa tanah liat yang kemudian mengotori Jalan Arteri Supadio. Ini tentu sangat mengganggu pengguna jalan," ujar Sujiwo.
Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya tidak pernah menghambat aktivitas investasi maupun dunia usaha. Namun, menurutnya, setiap pelaku usaha harus bertanggung jawab agar aktivitas bisnisnya tidak merugikan masyarakat.
"Kami tidak melarang usaha. Mau usaha apa pun silakan, selama legal, perizinannya lengkap, dan resmi. Pemerintah pasti mendukung. Tetapi jangan sampai keuntungan perusahaan justru mengorbankan kepentingan umum," tegasnya.
Sujiwo meminta para pemilik ruko maupun pelaku usaha di kawasan tersebut segera berkoordinasi dan bergotong royong membersihkan area yang berlumpur. Ia bahkan berencana kembali melakukan pengecekan dalam waktu dekat untuk memastikan kondisi telah diperbaiki.
"Saya akan datang lagi minggu depan. Saya berharap saat saya kembali, semuanya sudah rapi. Lumpur-lumpur itu segera ditimbun menggunakan material seperti LPB. Biayanya tidak besar jika dikerjakan bersama-sama," katanya.
Menurut Sujiwo, apabila seluruh pelaku usaha di kawasan tersebut ikut berpartisipasi, biaya penanganan tidak akan menjadi beban berat. Selain itu, pemerintah juga siap membantu penghijauan di sekitar lokasi agar lingkungan menjadi lebih tertata dan tidak mudah berdebu maupun becek saat musim hujan.
"Nanti kalau memang memungkinkan, kita bantu tanaman supaya kawasan ini lebih hijau dan nyaman. Jangan sampai tanah terbuka terus sehingga saat hujan menjadi lumpur, saat panas menjadi berdebu," ujarnya.
Di akhir keterangannya, Sujiwo kembali mengajak seluruh pelaku usaha di Kubu Raya untuk bersama-sama menjaga fasilitas umum dan keselamatan masyarakat.
"Silakan berusaha, kami akan mendukung sepenuhnya seluruh investasi dan dunia usaha. Tetapi saya minta tolong, kepentingan umum dan keselamatan masyarakat juga harus menjadi perhatian bersama," pungkasnya. (Tim Liputan)
Editor : Aan