KALBARNEWS.CO.ID (KUBU RAYA) – Bupati Kubu Raya, H. Sujiwo, SE., M.Sos., bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait kondisi Jalan Ahmad Yani 2–Jalan Arteri Supadio yang kerap dipenuhi lumpur, terutama saat musim hujan.Bupati Sujiwo Sidak Kawasan Usaha Penyebab Jalan Arteri Supadio Berlumpur
Usai kembali dari agenda dinas di Malaysia, Sujiwo langsung mendatangi kawasan usaha yang diduga menjadi sumber tanah dan lumpur yang terbawa kendaraan ke badan jalan. Menurutnya, laporan masyarakat harus segera direspons karena menyangkut keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.
"Saya menindaklanjuti laporan ke website Halo Bupati dan juga laporan langsung kepada saya. Saya datang ke sini karena ada laporan masyarakat, dan itu harus saya tindak lanjuti," ujar Sujiwo saat melakukan inspeksi.
Di hadapan para penanggung jawab kawasan usaha, Sujiwo menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Kubu Raya mendukung seluruh aktivitas usaha yang legal dan memiliki perizinan lengkap. Namun, ia mengingatkan agar setiap pelaku usaha juga memperhatikan kepentingan umum.
Menurutnya, kendaraan bermuatan yang keluar dari lokasi usaha membawa tanah yang kemudian mengotori Jalan Arteri Supadio. Kondisi tersebut semakin parah saat musim hujan karena lumpur menempel di ban kendaraan dan terbawa hingga ke jalan utama.
"Silakan usaha, pemerintah mendukung. Tapi jangan sampai usaha mengganggu kepentingan umum. Jalan raya ini dipakai masyarakat, jangan sampai kotor karena aktivitas usaha," tegasnya.
Sujiwo meminta seluruh pemilik usaha segera menggelar rapat dan bergotong royong memperbaiki akses keluar-masuk kawasan dengan menimbun menggunakan material LPB agar tanah tidak lagi terbawa ke jalan. Ia juga mendorong penataan lingkungan melalui pembangunan pagar serta penghijauan agar kawasan terlihat lebih rapi dan nyaman.
"Kalau lingkungan ini rapi, manfaatnya juga untuk pelaku usaha sendiri. Saya minta segera dirapikan, ditimbun, dan kalau bisa dipagar serta dihijaukan," katanya.
Selain itu, Sujiwo memastikan pemerintah akan mengecek seluruh aspek perizinan usaha di kawasan tersebut sebagai bagian dari upaya menciptakan iklim investasi yang tertib, sekaligus tetap menjaga kepentingan masyarakat.
Bupati berharap para pelaku usaha segera menindaklanjuti temuannya sehingga keluhan masyarakat terkait jalan berlumpur tidak kembali terjadi, terutama saat musim hujan. (Tim Liputan)
Editor : Aan