"Tetap Bahagia di Usia Senja", BKKBN Kalbar Perluas Program Sekolah Lansia
KALBARNEWS.CO.ID (KUBU RAYA) – Perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN Provinsi Kalimantan Barat resmi membuka Sekolah Lansia Serentak Tahun 2026 dengan mengusung tema “Tetap Bahagia di Usia Senja”, Selasa (9/6/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat Program SIDAYA (Lansia Berdaya) sekaligus memperluas akses pembelajaran sepanjang hayat bagi para lanjut usia di Kalimantan Barat.
Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Kalimantan Barat, Dr. Nyigit Wudi Amini, S.Sos., M.Sc., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah, OPD KB kabupaten/kota, kader, mitra kerja, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pengembangan Sekolah Lansia di Kalimantan Barat.
Menurutnya, meningkatnya jumlah penduduk lanjut usia merupakan indikator keberhasilan pembangunan. Namun di sisi lain, kondisi tersebut juga menjadi tantangan yang harus diantisipasi bersama agar para lansia tetap dapat menjalani kehidupan yang sehat, mandiri, aktif, produktif, dan bermartabat.
“Melalui Program SIDAYA, Kemendukbangga/BKKBN terus mendorong terwujudnya lansia yang berdaya. Salah satu implementasinya adalah penyelenggaraan Sekolah Lansia sebagai wadah pembelajaran sepanjang hayat bagi para lanjut usia,” ujar Nyigit.
Ia menjelaskan bahwa Sekolah Lansia tidak hanya memberikan pengetahuan terkait kesehatan fisik dan mental, tetapi juga memperkuat aspek spiritual, sosial, ekonomi, serta kemandirian sehingga lansia tetap dapat berperan aktif di lingkungan keluarga maupun masyarakat.
Perkembangan Sekolah Lansia di Kalimantan Barat menunjukkan tren yang positif. Dalam kurun waktu 2023 hingga 2025, telah terbentuk 21 Sekolah Lansia yang tersebar di 14 kabupaten/kota dengan jumlah peserta mencapai 798 lansia. Capaian tersebut mencerminkan meningkatnya komitmen pemerintah daerah, kader, keluarga, dan masyarakat dalam mendukung terwujudnya lansia yang sehat dan berdaya.
Pada tahun 2026, Kalimantan Barat akan membuka 12 Sekolah Lansia Standar 1 (S1) serta melanjutkan pembelajaran pada 2 Sekolah Lansia Standar 2 (S2). Dengan pembukaan serentak ini, seluruh kabupaten/kota di Kalimantan Barat kini telah memiliki penyelenggaraan Sekolah Lansia sebagai bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas hidup lansia.
“Melalui Sekolah Lansia, peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai kesehatan, spiritualitas, sosial kemasyarakatan, dan kemandirian di usia lanjut, tetapi juga memiliki ruang untuk berinteraksi, berbagi pengalaman, memperluas jejaring sosial, serta meningkatkan kualitas hidup secara menyeluruh,” tambahnya.
Nyigit berharap keberadaan Sekolah Lansia dapat menjadi sarana efektif untuk mewujudkan lansia yang sehat, mandiri, aktif, produktif, dan bahagia sesuai dengan tema kegiatan tahun ini, “Tetap Bahagia di Usia Senja”.
Ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat sinergi dan memastikan keberlanjutan program sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh semakin banyak lansia dan keluarganya.
Mengakhiri sambutannya, Nyigit berpesan kepada seluruh peserta untuk mengikuti proses pembelajaran dengan semangat dan penuh kegembiraan.
“Jadikan Sekolah Lansia sebagai ruang belajar, ruang berbagi pengalaman, dan ruang untuk terus berkembang meskipun usia terus bertambah,” pesannya.
Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Kalimantan Barat secara resmi membuka Sekolah Lansia Serentak Tahun 2026, sebagai langkah nyata menuju terwujudnya lansia yang sehat, mandiri, aktif, produktif, dan bahagia di Kalimantan Barat. (tim Liputan)
Editor : Aan