Kejagung Bongkar Yayasan Mitra SPPG Terafiliasi Tiga Eks Pimpinan BGN yang Dicopot

Editor: Redaksi author photo
Kejagung Bongkar Yayasan Mitra SPPG Terafiliasi Tiga Eks Pimpinan BGN yang Dicopot

KALBARNEWS.CO.ID (JAKARTA) – Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap temuan penting dalam penyidikan dugaan tindak pidana korupsi terkait pengelolaan program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

 

Sejumlah yayasan yang ditunjuk sebagai mitra SPPG diduga memiliki afiliasi dengan tiga mantan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru saja dicopot dari jabatannya.

 

Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Syarief Sulaeman Nahdi, mengatakan pihaknya menemukan adanya keterkaitan antara sejumlah yayasan penerima penunjukan mitra SPPG dengan tiga mantan pejabat tinggi BGN tersebut.

 

“Ditemukan sejumlah yayasan yang ditunjuk sebagai mitra SPPG terafiliasi dengan tiga mantan pimpinan BGN yang telah dicopot,” ujar Syarief dalam keterangannya.

 

Menurutnya, temuan itu menjadi perhatian serius penyidik karena yayasan-yayasan tersebut diduga tidak memenuhi persyaratan yang ditetapkan untuk menjadi mitra SPPG. Namun demikian, mereka tetap mendapatkan penunjukan dalam program yang menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan pemenuhan gizi masyarakat.

 

Padahal, kata Syarief, berdasarkan hasil pendalaman penyidik, sejumlah yayasan tersebut dinilai tidak memiliki kelengkapan maupun kualifikasi yang dipersyaratkan dalam mekanisme kemitraan SPPG.

 

“Kami menemukan adanya yayasan yang tidak memenuhi syarat, namun tetap ditunjuk sebagai mitra. Hal ini sedang didalami terkait proses penunjukan dan pihak-pihak yang berperan di dalamnya,” tegasnya.

 

Penyidik kini menelusuri lebih jauh dugaan konflik kepentingan dalam proses penunjukan mitra tersebut, termasuk kemungkinan adanya penyalahgunaan kewenangan yang mengakibatkan kerugian negara. Berbagai dokumen, data administrasi, serta aliran dana yang berkaitan dengan program SPPG telah dikumpulkan sebagai barang bukti.

 

Kejagung menegaskan penyidikan masih terus berkembang dan tidak menutup kemungkinan akan ada pemeriksaan terhadap pihak-pihak lain yang diduga mengetahui atau terlibat dalam proses penunjukan yayasan mitra SPPG.

 

Kasus ini menjadi sorotan publik karena program pemenuhan gizi merupakan salah satu program strategis nasional yang menyangkut kepentingan masyarakat luas. Oleh karena itu, transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran serta penunjukan mitra pelaksana menjadi hal yang sangat penting untuk dijaga.

 

Kejagung memastikan akan mengusut tuntas perkara tersebut guna memastikan seluruh pihak yang bertanggung jawab dapat dimintai pertanggungjawaban sesuai ketentuan hukum yang berlaku. (tim liputan).

 

Editor : Heri

Share:
Komentar

Berita Terkini