KALBARNEWS.CO.ID (PONTIANAK) - Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, mengapresiasi sinergi antara Bank Indonesia (BI) dan TNI Angkatan Laut dalam pelaksanaan program Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) tahun 2026.Wagub Kalbar Dukung Ekspedisi Rupiah Berdaulat Jangkau Wilayah 3T
Apresiasi tersebut disampaikan saat pelepasan kegiatan ERB yang berlangsung di Satuan Kapal Patroli (Satrol) Koarmada XII Pontianak. Program ini dinilai memiliki peran penting dalam memastikan distribusi uang rupiah ke wilayah terdepan, terluar, dan terpencil (3T) secara berkelanjutan.
Krisantus menilai kolaborasi antara BI dan TNI AL menjadi langkah strategis dalam menjawab tantangan geografis Indonesia sebagai negara kepulauan dengan keterbatasan akses dan infrastruktur.
“Kolaborasi ini sangat penting untuk memastikan kehadiran negara hingga ke wilayah perbatasan, termasuk dalam hal akses masyarakat terhadap rupiah,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan dukungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terhadap pelaksanaan program tersebut, sekaligus mengucapkan selamat atas terselenggaranya kegiatan ERB tahun ini.
Lebih lanjut, Krisantus menegaskan bahwa wilayah 3T di Kalbar tidak hanya berada di kawasan pesisir dan kepulauan, tetapi juga mencakup daerah perbatasan darat yang masih membutuhkan perhatian serius.
Menurutnya, keberadaan rupiah di wilayah tersebut tidak hanya berdampak pada aktivitas ekonomi masyarakat, tetapi juga menjadi simbol kedaulatan negara.
“Rupiah adalah simbol kedaulatan bangsa. Kehadirannya harus dirasakan oleh seluruh masyarakat, termasuk yang berada di wilayah perbatasan dan terpencil,” tegasnya.
Pemprov Kalbar pun berharap program ERB ke depan dapat menjangkau lebih luas, tidak hanya wilayah kepulauan tetapi juga hingga ke kawasan perbatasan darat yang berbatasan langsung dengan negara lain. (tim Liputan)
Editor : Aan