KALBARNEWS.CO.ID (PONTIANAK) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi curah hujan di Kalimantan Barat pada dasarian I atau periode 1–10 Mei 2026 umumnya berada pada kategori menengah dengan kisaran 75–150 mm per dasarian. BMKG: Awal Mei, Kalbar Berpotensi Diguyur Hujan Intensitas Menengah, Sambas Waspada Kekeringan
Dalam analisis sebelumnya, curah hujan pada dasarian III April 2026 tercatat bervariasi antara 21–150 mm per dasarian, dengan sifat hujan dari bawah normal hingga atas normal. Sementara itu, hari tanpa hujan (HTH) terpanjang terjadi di Kabupaten Sintang selama 8 hari dalam kategori menengah.
Memasuki awal Mei, BMKG memperkirakan sifat hujan di Kalbar berada pada kondisi normal hingga atas normal, yang berarti sebagian besar wilayah masih akan mengalami hujan dengan intensitas cukup signifikan.
Namun demikian, terdapat pengecualian di beberapa wilayah. Kabupaten Sambas diprediksi memiliki peluang lebih dari 70 persen mengalami curah hujan kurang dari 50 mm per dasarian, sehingga berpotensi mengalami kondisi lebih kering dibanding daerah lain.
Sebaliknya, wilayah seperti Bengkayang, Landak, Sanggau, Ketapang, Melawi, Sintang, hingga Kapuas Hulu diperkirakan tetap mendapatkan curah hujan di atas 100 mm per dasarian.
BMKG juga menegaskan bahwa tidak terdapat potensi curah hujan tinggi pada periode ini. Namun, masyarakat tetap diimbau waspada terhadap potensi dampak cuaca.
Secara umum, Kalimantan Barat masih berpotensi mengalami hujan kategori menengah. Khusus wilayah Sambas, masyarakat diingatkan untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya titik panas serta mempersiapkan cadangan air guna menghadapi potensi curah hujan rendah.
BMKG mengajak masyarakat untuk terus memantau perkembangan cuaca dan mengambil langkah antisipatif sesuai kondisi di wilayah masing-masing. (Tim Liputan)
Editor : Aan