Cuaca Kalbar Makin Ekstrem, BMKG Peringatkan Hujan Lebat Disertai Petir

Editor: Redaksi author photo

 Cuaca Kalbar Makin Ekstrem, BMKG Peringatkan Hujan Lebat Disertai Petir 
KALBARNEWS.CO.ID (PONTIANAK) Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Supadio kembali mengeluarkan prakiraan cuaca terbaru untuk wilayah Kalimantan Barat yang berlaku mulai Kamis, 7 Mei 2026 pukul 07.00 WIB hingga Jumat, 8 Mei 2026 pukul 07.00 WIB.

Dalam laporan tersebut, hampir seluruh wilayah Kalbar diprediksi akan mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai petir, bahkan sejak pagi hari di beberapa daerah.

Wilayah seperti Ketapang, Sintang, Kapuas Hulu, Sekadau, hingga Melawi diperkirakan akan diguyur hujan lebat yang cukup merata sepanjang hari. Tidak hanya itu, potensi petir juga terlihat dominan, terutama pada pagi hingga malam hari, sehingga masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan.

Sementara itu, daerah Sambas, Bengkayang, dan Landak juga berpotensi mengalami hujan lebat yang terjadi secara berulang dari pagi hingga dini hari. Kondisi ini menunjukkan adanya peningkatan intensitas cuaca dibanding hari sebelumnya.

Untuk wilayah Kubu Raya dan Kota Pontianak, hujan disertai petir diprediksi terjadi pada beberapa waktu, khususnya siang hingga malam hari. Suhu udara di wilayah ini berkisar antara 23 hingga 31 derajat Celsius, dengan tingkat kelembaban tinggi mencapai 69 hingga 100 persen.

Kecepatan angin di Kalbar terpantau berkisar antara 7 hingga 22 km/jam, dengan hembusan tertinggi terjadi di wilayah Ketapang dan Kayong Utara. Tingginya kelembaban udara juga menjadi faktor utama terbentuknya awan hujan yang intens.

BMKG mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem seperti hujan lebat, petir, dan angin kencang yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Warga juga diminta menghindari aktivitas di luar ruangan saat cuaca buruk serta mewaspadai potensi banjir dan pohon tumbang.

Dengan kondisi cuaca yang cenderung meningkat intensitasnya ini, masyarakat diharapkan terus memantau informasi resmi BMKG dan menyesuaikan aktivitas demi menjaga keselamatan. (Tim Liputan)
Editor : Aan

Share:
Komentar

Berita Terkini