![]() |
| Penampakan Jalan Poros Kecamatan Teluk Pakedai Yang Rusak Parah |
KALBARNEWS.CO.ID (KUBU RAYA) – Bupati Kubu Raya, Sujiwo, meninjau langsung progres pembangunan ruas jalan di wilayah Sungai Nipah, Desa Teluk Pakedai Hulu, Kecamatan Teluk Pakedai. Dalam keterangannya di sela perjalanan lapangan, Sujiwo menegaskan komitmennya menuntaskan jalan yang selama puluhan tahun mengalami kerusakan parah.
Menurut Sujiwo, ruas jalan setelah termis menuju Sungai Nipah diperkirakan tinggal kurang dari dua kilometer lagi untuk tersambung dengan jalan yang sudah bagus. Ia optimistis pengerjaan dapat dituntaskan pada tahun depan.
“InsyaAllah tahun depan ruas jalan setelah termis sampai ke Sungai Nipah bisa tuntas. Jadi saya mohon masyarakat bersabar karena memang berpuluh tahun ruas jalan ini tidak pernah mendapatkan atensi sehingga kondisinya hancur lebur,” ujarnya.
Sujiwo menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya terus berupaya mengatur kemampuan anggaran agar pembangunan bisa merata, termasuk untuk wilayah-wilayah lain yang masih mengalami kerusakan jalan cukup berat.
Tahun ini, kata dia, sejumlah pekerjaan infrastruktur mulai berjalan di kawasan Teluk Pakedai dan sekitarnya. Di antaranya pembangunan jalan Sungai Nipah menuju Desa Madura mengarah ke Teluk Pakedai II sepanjang 2,5 kilometer, kemudian ruas Sungai Nipah–Sungai Deras sekitar 1,5 kilometer. Selain itu juga terdapat pembangunan di arah Teluk Gelam, pembangunan jembatan, hingga pemeliharaan jalan dengan total anggaran sekitar Rp6 miliar.
Ia juga mengajak masyarakat ikut menjaga jalan ketika nantinya pembangunan selesai dilakukan. Menurutnya, semangat gotong royong sangat diperlukan agar infrastruktur yang telah dibangun dapat bertahan lama.
“Nanti setelah jadi kita rawat sama-sama. Gotong royong masyarakat tetap penting supaya jalan yang sudah mulus bisa terus terjaga,” katanya.
Usai meninjau lokasi, rombongan Bupati melanjutkan perjalanan menuju Desa Gunung Ambawang Baru dan dijadwalkan bermalam di wilayah tersebut dalam rangka melanjutkan agenda peninjauan lapangan. (tim liputan).
Editor : Aan
