Pimpin KORMI Sintang hingga 2031, Yohanes Rumpak Targetkan 25 Inorga dan Kembangkan Olahraga Tradisional
KALBARNEWS.CO.ID (SINTANG) - Yohanes Rumpak resmi dilantik sebagai Ketua Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Sintang periode 2026–2031. Pelantikan dilakukan oleh Wakil Ketua II KORMI Provinsi Kalimantan Barat, Hj. Sabnur Murny, di Aula CU Keling Kumang, Senin (25/5/2026).
Usai dilantik, Yohanes Rumpak mengungkapkan bahwa kepengurusan KORMI Kabupaten Sintang yang dipimpinnya merupakan kepengurusan pertama sejak organisasi tersebut dibentuk di Kabupaten Sintang.
“Di Kabupaten Sintang ini belum pernah terbentuk pengurus KORMI, sehingga ini merupakan kepengurusan yang pertama kalinya,” ujar Yohanes Rumpak.
Ia mengaku optimistis melihat semangat dari induk organisasi olahraga (Inorga) yang telah bergabung di bawah naungan KORMI Sintang.
“Melihat semangat Inorga yang ada di KORMI Sintang, saya juga menjadi semakin semangat. Kemajuan olahraga masyarakat di Kabupaten Sintang ini menjadi tanggung jawab kita bersama,” katanya.
Menurut Yohanes, KORMI tidak hanya berorientasi pada prestasi olahraga, tetapi juga bagaimana memperluas partisipasi masyarakat melalui bertambahnya jumlah Inorga yang aktif dan berkontribusi.
“Kita tidak sekadar mengejar prestasi, tetapi bagaimana Inorga semakin banyak dan mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat,” tegasnya.
Yohanes juga menilai keberadaan Yayasan Jantung Indonesia di Sintang menjadi keuntungan tersendiri bagi anggota KORMI, terutama dalam mendukung layanan kesehatan.
“Sintang sudah memiliki Yayasan Jantung Indonesia. Ini menjadi keuntungan karena anggota KORMI bisa mendapatkan akses pengobatan gratis di Yayasan Darmais Jakarta,” jelasnya.
Ia berharap KORMI Sintang dapat membangun kerja sama yang kuat dengan Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar), Dinas Kesehatan, serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sintang untuk memajukan olahraga masyarakat di daerah tersebut.
Saat ini, kata Yohanes, baru ada tujuh Inorga yang tergabung dalam KORMI Sintang dan menjadi pendiri organisasi tersebut. Namun, ia menargetkan jumlah itu terus bertambah dalam beberapa tahun ke depan.
“Target saya, ke depan ada 25 cabang atau Inorga yang bergabung di KORMI Sintang sehingga bisa setara dengan jumlah Inorga di KORMI Provinsi Kalimantan Barat. Sementara di tingkat nasional sudah ada sekitar 95 cabang yang tergabung,” ungkapnya.
Selain itu, Yohanes juga berkomitmen mengembangkan olahraga tradisional yang selama ini hidup di tengah masyarakat agar lebih terorganisir dan dikenal luas.
“Saya ingin cabang olahraga tradisional seperti pangkak gasing, panahan, sumpit, dan olahraga tradisional lainnya dapat dibentuk dan bergabung di KORMI Sintang sehingga bisa berkembang lebih baik dan terorganisir,” pungkasnya. (tim Liputan)
Editor : Aan