![]() |
| Sekda Erwin Sudrajat Letakkan Batu Pertama SD Muhammadiyah Kreasi Sukadana |
KALBARNEWS.CO.ID (KAYONG UTARA) —
Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Kabupaten Kayong Utara
menjadi momentum penting dengan dimulainya pembangunan Gedung SD Muhammadiyah
Kreasi Sukadana pada hari Sabtu (2 Mei 2026).
Prosesi peletakan batu pertama
dilaksanakan di Desa Pangkalan Buton, Kecamatan Sukadana, sebagai simbol
komitmen bersama dalam memajukan sektor pendidikan di daerah.
Peletakan batu pertama dilakukan
langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kayong Utara, Erwin Sudrajat, dan
turut dihadiri Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Kayong Utara Noor
Habib, jajaran pengurus Muhammadiyah, unsur pemerintah daerah, tokoh
masyarakat, serta tamu undangan lainnya.
Momentum Hardiknas ini tidak
hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga diwujudkan melalui langkah nyata
pembangunan fasilitas pendidikan. Kolaborasi antara Muhammadiyah dan pemerintah
daerah dinilai sebagai bentuk sinergi strategis dalam meningkatkan kualitas
pendidikan di Kayong Utara.
Ketua Pimpinan Daerah
Muhammadiyah Kabupaten Kayong Utara, Noor Habib, menjelaskan bahwa SD
Muhammadiyah Kreasi Sukadana merupakan inisiasi Majelis Dikdasmen dan PNF
Pimpinan Pusat Muhammadiyah untuk menghadirkan pendidikan unggul dan
berkemajuan.
“Sekolah ini dirancang dengan
mengintegrasikan kurikulum nasional dan pendidikan karakter. Selain fokus pada
akademik, siswa juga akan mendapatkan penguatan nilai keislaman, kemampuan
bahasa, serta pengembangan potensi melalui kegiatan kokurikuler dan ekstrakurikuler,”
jelasnya.
Ia menambahkan, konsep “plus”
yang diusung sekolah tersebut menghadirkan sistem pembelajaran yang lebih
komprehensif, dengan jadwal belajar mulai pukul 06.30 hingga 16.00 WIB. Sistem
ini dirancang untuk menyeimbangkan aspek akademik, pembinaan karakter, serta
tumbuh kembang siswa secara optimal.
Sementara itu, Sekda Kayong Utara
Erwin Sudrajat menyampaikan apresiasi atas kontribusi Muhammadiyah dalam
mendukung pembangunan pendidikan, khususnya di tengah keterbatasan fiskal
daerah.
“Kami sangat mengapresiasi
komitmen Majelis Dikdasmen dan PNF Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Di tengah
kondisi keuangan daerah yang belum optimal, kontribusi ini sangat membantu
dalam memperkuat sektor pendidikan,” ujarnya.
Erwin berharap kehadiran SD
Muhammadiyah Kreasi Sukadana mampu mencetak generasi muda yang tidak hanya
unggul secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan mampu
berkontribusi bagi pembangunan daerah.
Sekolah ini nantinya juga akan
dilengkapi berbagai program unggulan, seperti pembelajaran baca tulis Al-Qur’an
(BTQ), penguatan bahasa Inggris dan bahasa Arab, serta kegiatan ekstrakurikuler
seperti olahraga dan seni bela diri.
Meski menerapkan sistem
pendidikan berbayar, pihak sekolah tetap membuka akses bagi masyarakat kurang
mampu melalui skema subsidi silang yang didukung Lazismu, sehingga tetap
inklusif dan dapat dijangkau berbagai kalangan.
Program Manager KREASI
Muhammadiyah Kayong Utara, Rezky Farnanda, menegaskan bahwa pembangunan sekolah
ini merupakan investasi jangka panjang dalam mencetak generasi masa depan.
“Peletakan batu pertama ini bukan
sekadar pembangunan gedung, tetapi langkah nyata membangun masa depan generasi
Kayong Utara. Momentum Hardiknas mengingatkan bahwa pendidikan adalah investasi
jangka panjang yang harus terus diperkuat,” pungkasnya. (tim kreasi).
Editor : Heri
