KALBARNEWS.CO.ID (SINTANG) – Staf Ahli Bupati Sintang Bidang Perekonomian, Pembangunan, dan Keuangan, Helmi, mewakili Bupati Sintang membuka Kegiatan Pembinaan Kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) Kepramukaan Tingkat Daerah Kabupaten Sintang Tahun 2026, Rabu (6/5/2026), di Aula Hotel Cika.Helmi Buka Pembinaan SDM Kepramukaan, Tekankan Pentingnya Karakter dan Kepemimpinan Generasi Muda
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Sintang tersebut diikuti para pembina dan pengurus Gerakan Pramuka Kabupaten Sintang, narasumber, fasilitator, serta peserta pembinaan kapasitas SDM kepramukaan tingkat daerah.
Dalam sambutannya, Helmi menyampaikan bahwa pembinaan bagi aktivis kepramukaan memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, tidak hanya pada aspek keterampilan teknis, tetapi juga dalam pembentukan karakter, kedisiplinan, kepemimpinan, dan semangat kebangsaan.
“Gerakan Pramuka sebagai wadah pendidikan nonformal memiliki kontribusi besar dalam mencetak generasi muda yang tangguh, mandiri, dan berakhlak mulia. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas SDM kepramukaan menjadi kebutuhan yang tidak dapat ditunda, terlebih di tengah tantangan globalisasi dan perkembangan zaman yang semakin kompleks,” ujar Helmi.
Ia menegaskan bahwa kualitas SDM menjadi faktor utama dalam menentukan kemajuan daerah. Menurutnya, SDM Pramuka yang unggul akan turut mendukung pembangunan Kabupaten Sintang, baik di bidang sosial, ekonomi, maupun pembangunan karakter generasi muda.
“Melalui kegiatan ini, saya berharap para peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian pembinaan dengan sungguh-sungguh, aktif berdiskusi, serta mampu mengimplementasikan ilmu dan pengalaman yang diperoleh di lingkungan masing-masing,” lanjutnya.
Helmi juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Sintang dalam mendukung berbagai kegiatan peningkatan kapasitas SDM, termasuk di bidang kepramukaan.
“Pemerintah Kabupaten Sintang memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan-kegiatan yang bertujuan meningkatkan kapasitas SDM. Sinergi antara pemerintah, organisasi, dan masyarakat sangat diperlukan dalam membangun generasi penerus yang berkualitas,” tutup Helmi. (tim Liputan)
Editor : Aan