Bupati Sujiwo Tekankan Jiwa Pengabdian Saat Lantik Pejabat di Kubu Raya

Editor: Redaksi author photo
Bupati Sujiwo Tekankan Jiwa Pengabdian Saat Lantik Pejabat di Kubu Raya
KALBARNEWS.CO.ID (KUBU RAYA)  – Bupati Kubu Raya, H. Sujiwo, SE, M.Sos menegaskan pentingnya jiwa pengabdian dan tanggung jawab moral bagi para pejabat yang baru dilantik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya. Hal tersebut disampaikannya usai melantik sejumlah pejabat, dalam wawancara bersama awak media. (27/5/2026)

Sujiwo mengawali dengan menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pejabat yang telah dipercaya mengemban jabatan baru. Menurutnya, jabatan bukan hanya sekadar posisi birokrasi, melainkan amanah besar yang harus dipertanggungjawabkan, baik kepada negara maupun kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.

“Atas nama pribadi, pemerintah, dan seluruh masyarakat Kabupaten Kubu Raya, saya mengucapkan selamat kepada para pejabat yang hari ini dilantik. Selamat menjalankan amanah dari Allah SWT, menjalankan kepercayaan dari rakyat, negara, dan pemerintah,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa sumpah jabatan yang diucapkan dalam prosesi pelantikan merupakan sesuatu yang sakral dan tidak boleh dianggap sekadar formalitas. Menurutnya, setiap pejabat nantinya akan dimintai pertanggungjawaban atas amanah tersebut.

“Pegang teguh sumpah jabatan tadi. Itu sangat sakral. Pada akhirnya semua tugas dan tanggung jawab akan dipertanggungjawabkan di hadapan Tuhan Yang Maha Kuasa,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Sujiwo juga menilai para pejabat yang dilantik sejatinya telah memiliki kemampuan dan pengetahuan birokrasi yang memadai. Sebagian merupakan alumni APDN maupun STPDN yang telah digembleng pendidikan pemerintahan, ditambah pengalaman dan berbagai pelatihan yang dijalani selama ini.

Karena itu, dirinya tidak lagi menekankan soal kemampuan teknis birokrasi, melainkan lebih kepada pembangunan karakter dan jiwa pengabdian sebagai pelayan masyarakat.

“Kalau ilmu mereka sudah pintar semua. Yang saya bangun adalah bagaimana mereka mempunyai jiwa pengabdian. Sepintar apa pun seseorang, kalau minim jiwa pengabdian, maka ilmunya tidak akan banyak manfaatnya,” katanya.

Sujiwo meminta seluruh pejabat membangun etos kerja, semangat kerja, serta memiliki kepedulian tinggi dalam melayani masyarakat. Ia menegaskan bahwa aparatur pemerintah sejatinya adalah pelayan rakyat.

“Kita ini pelayan rakyat, pelayan masyarakat. Suka tidak suka tugas kita memang melayani. Tuan kita ya rakyat, maka wajib kita berikan pelayanan terbaik,” ucapnya.

Menurutnya, pelayanan kepada masyarakat dapat diwujudkan dalam berbagai bentuk, mulai dari penyelesaian persoalan masyarakat, pelayanan pendidikan, kesehatan, hingga pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung kepada rakyat.

Ia pun mengajak seluruh pejabat untuk terus memperkuat kolaborasi dan kerja sama demi menghadirkan pemerintahan yang responsif dan berpihak kepada masyarakat.

“Sekali lagi, pegang teguh tanggung jawab, amanah, dan kepercayaan yang telah diberikan negara, pemerintah, dan rakyat. Yang paling penting, ini adalah amanah dari Tuhan,” pungkasnya. (tim Liputan)
Editor : Aan

Share:
Komentar

Berita Terkini