KALBARNEWS.CO.ID (KUBU RAYA) - Bupati Sujiwo menegaskan komitmennya menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat Batu Ampar yang selama ini bergantung pada aktivitas pembakaran kayu mangrove untuk arang. (21/5/2026). Bupati Sujiwo Siapkan Langkah Konkret Ubah Wajah Batu Ampar, Mangrove Diselamatkan Ekonomi Warga Tetap Jalan
Menurut Sujiwo, pemerintah tidak hanya melarang, tetapi juga menyiapkan langkah konkret jangka pendek agar masyarakat tetap memiliki penghasilan. Salah satunya melalui penyerapan tenaga kerja oleh delapan perusahaan yang beroperasi di kawasan tersebut dengan prioritas warga terdampak.
Selain itu, pemerintah juga menyiapkan program pemberdayaan melalui penanaman kelapa genjah, rehabilitasi mangrove berbayar, hingga pembangunan ruang publik untuk mendukung UMKM masyarakat. Seluruh OPD diminta bergerak cepat menghadirkan solusi nyata, bukan sekadar wacana.
Sujiwo juga mengungkapkan bahwa perekonomian masyarakat Batu Ampar sebenarnya telah ditopang koperasi perkebunan sawit. Ia menyebut lebih dari Rp5 miliar per bulan disalurkan kepada sekitar 2.310 kepala keluarga melalui koperasi mitra PT FSL, bahkan saat panen raya pendapatan masyarakat bisa mencapai Rp3 juta per KK.
“Mangrove harus kita selamatkan, lingkungan harus kita jaga, tetapi perut masyarakat juga harus diperhatikan. Itu tugas negara mencarikan solusi,” tegasnya.
Ia menargetkan dalam satu tahun ke depan wajah Batu Ampar berubah menjadi kawasan yang lebih maju, sehat, dan tidak lagi identik dengan kemiskinan maupun tungku arang, melainkan desa pesisir yang menjaga kelestarian mangrove sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (Tim Liputan)
editor : Aan