![]() |
| PJKB Kalbar Gelar Halal Bihalal, Perkuat Persaudaraan Lintas Etnis di Pontianak |
KALBARNEWS.CO.ID (PONTIANAK) –
Paguyuban Jawa Kalimantan Barat (PJKB) menggelar kegiatan Halal Bihalal dan
silaturahmi bersama pengurus serta organisasi paguyuban lintas etnis yang
tergabung dalam Perkumpulan Merah Putih (PMP) Kalimantan Barat, Sabtu
(11/4/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula
Rektorat Universitas Panca Bhakti (UPB) Pontianak, Jalan Komyos Sudarso ini
turut dihadiri sejumlah tamu undangan, di antaranya perwakilan Kodam
XII/Tanjungpura, Kepala BPN Kabupaten Kubu Raya, serta perwakilan BPJS Ketenagakerjaan
wilayah Kalimantan Barat.
Acara dihadiri Dewan Pengurus
Pusat (DPP) Paguyuban Jawa KaLIMANTAN Barat, Perwakilan Paguyuban-paguyuban
daerah Jawa di Kalimantan Barat, paguyuban seni dan budaya serta komunitas pemuda
jawa Kalimantan Barat.
Acara berlangsung khidmat dengan
diisi tausiah keagamaan serta penampilan karawitan sholawatan oleh Ki Selamet
yang menambah nuansa religius dan kental dengan budaya Jawa.
Ketua Umum PJKB Kalbar, Dr.
Purwanto, SH, M.Hum, FCBArb, FLLArb, dalam sambutannya menegaskan pentingnya
membangun semangat persaudaraan dalam keberagaman di Kalimantan Barat.
Menurutnya, Kalimantan Barat
merupakan miniatur Indonesia yang kaya akan suku, budaya, dan tradisi. Oleh
karena itu, seluruh elemen masyarakat memiliki tanggung jawab besar dalam
menjaga keharmonisan.
“Kita harus membangun spirit
sebagai keluarga besar yang hidup di Kalimantan Barat. Daerah ini adalah
miniatur Indonesia dengan beragam warna budaya, sehingga wajib bagi kita untuk
saling menghargai dan menghormati,” ujarnya.
Ia menambahkan, semangat
persaudaraan lintas etnis menjadi kunci utama dalam mewujudkan Kalimantan Barat
yang aman, damai, dan sejahtera.
“Kebersamaan ini harus terus kita
rawat. Dengan persaudaraan yang kuat, kita bisa memastikan Kalimantan Barat
menjadi daerah yang mensejahterakan untuk kita semua,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua PMP
Kalimantan Barat, DR. Dede Suratman, M.Si, dalam pernyataannya menyampaikan
apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut yang dinilai mampu mempererat
hubungan antar paguyuban lintas etnis.
“Halal Bihalal ini bukan hanya
sekadar tradisi, tetapi menjadi momentum penting untuk memperkuat persatuan dan
kolaborasi antar elemen masyarakat. PMP hadir sebagai wadah pemersatu berbagai
etnis agar terus menjaga kebersamaan dalam bingkai NKRI,” ungkapnya.
Ia juga menekankan bahwa sinergi
antar organisasi kemasyarakatan sangat dibutuhkan dalam menjaga stabilitas
sosial dan mendukung pembangunan daerah.
Melalui momentum Halal Bihalal
ini, diharapkan tali silaturahmi antar paguyuban dan organisasi lintas etnis
semakin erat, sekaligus memperkuat kolaborasi dalam mendukung pembangunan
daerah yang harmonis dan inklusif. (tim liputan).
Editor : Heri

