Pemkab Kubu Raya Matangkan Launching PRABAN IKBM, Bupati Sujiwo: Siap Digelar Outdoor dengan Pengamanan Maksimal

Editor: Redaksi author photo
Pemkab Kubu Raya Matangkan Launching PRABAN IKBM

KALBARNEWS.CO.ID (KUBU RAYA) – Pemerintah Kabupaten Kubu Raya memastikan seluruh persiapan menjelang launching PRABAN yang digelar oleh Ikatan Keluarga Besar Madura (IKBM) telah memasuki tahap final. Bupati Kubu Raya, Sujiwo, menyebut proses persiapan kegiatan ini sudah berjalan cukup lama dan kini dinilai sangat matang.


Awalnya, kegiatan tersebut direncanakan berlangsung secara indoor. Namun, setelah mempertimbangkan antusiasme masyarakat serta kehadiran artis yang tengah viral, Via Vallen, akhirnya diputuskan untuk digelar secara outdoor agar mampu menampung lebih banyak penonton.


“Persiapan sudah sangat matang, dan karena menghadirkan artis yang sedang viral, maka kita putuskan dilaksanakan di ruang terbuka agar masyarakat bisa terhibur,” ujar Sujiwo.


Sebagai bentuk dukungan penuh, Sujiwo menginstruksikan seluruh jajaran terkait untuk turun langsung memastikan kelancaran acara. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) diminta mengerahkan kekuatan penuh dalam pengamanan dan penertiban. Sementara itu, Dinas Perhubungan juga dilibatkan untuk mengatur kelancaran lalu lintas di sekitar lokasi kegiatan.


Tak hanya itu, Dinas Kesehatan turut disiagakan dengan menyiapkan fasilitas medis, termasuk ambulans dan tenaga kesehatan guna mengantisipasi kondisi darurat selama acara berlangsung.


“Semua kita siapkan, mulai dari pengamanan, lalu lintas hingga layanan kesehatan. Ini bagian dari upaya preventif agar pelaksanaan berjalan aman dan lancar,” tegasnya.


Pemerintah daerah juga akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian, termasuk melaporkan secara resmi kepada Kapolres terkait pelaksanaan kegiatan tersebut. Hal ini dilakukan untuk memastikan sinergi dalam pengamanan, terutama dalam mengantisipasi potensi lonjakan pengunjung atau over kapasitas.


Meski tidak dilakukan promosi besar-besaran, Sujiwo mengakui bahwa potensi membludaknya penonton tetap harus diantisipasi dengan serius.


Lebih jauh, Sujiwo menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga bagian dari pelestarian budaya. Ia menyinggung pemikiran Soekarno tentang Trisakti, yang salah satunya menekankan pentingnya berkepribadian dalam budaya.


“Budaya adalah jati diri bangsa. Semua etnis harus kita dukung, termasuk kegiatan budaya masyarakat Madura melalui PRABAN ini,” ungkapnya.


Di akhir pernyataannya, Sujiwo mengingatkan panitia agar tetap waspada dan tidak lengah dalam pelaksanaan kegiatan. Ia berharap seluruh pihak dapat bekerja sama untuk meminimalisir berbagai potensi dampak negatif.


“Harapan saya, panitia tetap fokus, kerja keras, dan kita sama-sama menjaga agar kegiatan ini berjalan sukses tanpa kendala,” pungkasnya. (tim Liputan).


Editor : Aan

Share:
Komentar

Berita Terkini