KALBARNEWS.CO.ID (PAPUA) – Kehadiran prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) di wilayah pedalaman Papua rupanya tidak hanya berfokus pada aspek pengamanan wilayah semata. Melalui pendekatan humanis, para prajurit Satgas Yon Parako 466 secara aktif turun langsung ke tengah-tengah warga untuk memastikan kesejahteraan masyarakat, salah satunya melalui pemenuhan layanan kesehatan.01 Maret 2026
Lebih dari Sekadar Menjaga Keamanan, Satgas Yon Parako 466 Pasgat Hadirkan Pelayanan Kesehatan di Pelosok Papua
Prajurit Yon Parako 466 melaksanakan kegiatan patroli kesehatan dengan mendatangi rumah-rumah warga (door-to-door) di sebuah perkampungan di Distrik Oksibil, Kab. Pegunungan Bintang. Mengingat minimnya akses menuju fasilitas kesehatan (Faskes) yang memadai di wilayah tersebut, inisiatif jemput bola ini disambut dengan antusias oleh penduduk setempat.
Kegiatan pengobatan gratis ini menyasar berbagai kalangan usia, mulai dari anak-anak, orang dewasa, hingga warga lanjut usia (lansia). Berbekal peralatan medis lapangan yang dibawa di dalam ransel taktis dan rompi tempur mereka, tim kesehatan Satgas dengan sigap dan ramah melayani keluhan warga.
Tak hanya melakukan pemeriksaan fisik dasar, prajurit TNI juga menyediakan obat-obatan, vitamin, dan suplemen sesuai dengan diagnosa keluhan yang dirasakan oleh warga.
Salah satu momen hangat terlihat ketika seorang prajurit memberikan penjelasan detail mengenai dosis dan cara meminum obat kepada seorang warga lanjut usia. Komunikasi yang baik dan penuh kesabaran ini menunjukkan kemanunggalan TNI dengan rakyat yang terus terjalin erat.
Perhatian khusus juga diberikan kepada generasi penerus Papua. Tim kesehatan tidak luput memeriksa kondisi kesehatan anak-anak di kampung tersebut. Mulai dari pengecekan kondisi mata, kebersihan fisik, hingga pemberian edukasi singkat mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri.
Kehadiran sosok prajurit dengan seragam kamuflase lengkap dengan helm pelindung (kevlar) nyatanya tidak membuat anak-anak merasa takut. Sebaliknya, pendekatan kebapakan yang ditunjukkan oleh para prajurit membuat anak-anak merasa nyaman saat diperiksa.
"Kegiatan patroli simpati dan pelayanan kesehatan keliling ini adalah wujud nyata bakti TNI untuk negeri. Kami menyadari betul bahwa kesehatan adalah modal utama bagi masyarakat untuk bisa beraktivitas. Oleh karena itu, di sela-sela tugas pokok pengamanan, kami selalu menyempatkan diri untuk mengecek kondisi warga di wilayah binaan," ungkap Danpos Korpasgat Kapten Pas Achmad Rifai.
Warga kampung menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas kepedulian prajurit TNI. Kehadiran tim medis militer ini ibarat oase di tengah keterbatasan akses kesehatan di wilayah pedalaman, membuktikan bahwa TNI senantiasa hadir sebagai pelindung dan pengayom masyarakat di garis terdepan Ibu Pertiwi. (Tim Liputan)
Editor : Aan