
Ketua Umum Yayasan Budi Panjang, Tan Khun Tong memimpin upacara ritual sembahyang leluhur di Pemakaman Yayasan Budi Panjang Pontianak, Sei Raya, Kubu Raya, Senin (23/3/2026)
KALBARNEWS.CO.ID (PONTIANAK) – Pengurus Yayasan Budi Panjang Pontianak melaksanakan sembahyang leluhur pada Perayaan Ceng Beng hari ke-5 bulan kedua tahun 2577 Imlek di Tempat Pemakaman Umum (TPU) warga Tionghoa, Kecamatan Sei Raya, Kubu Raya, Senin (23/3/2026).
Selain Yayasan Budi Panjang, Perkumpulan Asali atau marga Lie juga melaksanakan sembahyang leluhur di hari yang sama.
Ketua Umum Yayasan Budi Panjang, Tan Khun Tong mengucapkan rasa syukur tahun ini tetap bisa mengikuti perayaan Ceng Beng seperti tahun-tahun sebelumnya.
“Kita bersyukur tahun ini kembali melakukan ziarah makam. Tahun ini juga setelah sembahyang leluhur, kita adakan acara makan bersama dan silaturahmi keluarga besar Yayasan Budi Panjang di Hotel Garuda pada malamnya,” ujar Khun Tong.
Ia mengatakan, Yayasan Budi Panjang hampir tidak pernah absen melaksanakan sembahyang leluhur atau ziarah makam, kecuali di saat Covid yang memang dibatasi karena alasan keselamatan.
Sembahyang leluhur merupakan tradisi yang sudah dilakukan turun temurun sebagai tanda bakti terhadap leluhur atau orang yang sudah meninggal.
Khun Tong berharap semua warga Tionghoa yang melaksanakan sembahyang leluhur selalu mendapat lindungan keselamatan dari para leluhur serta diberkati dalam segala bidang.
“Ada satu keyakinan masyarakat Tionghoa, sembahyang leluhur ini dapat memberikan kita keselamatan dan kesehatan serta mendapat keberkahan. Tradisi budaya leluhur yang baik ini patut kita jalankan dan lestarikan,” pungkasnya. (sgt)
Editor : Aan