BMKG Prediksi Hujan Petir Masih Dominasi Kalbar, Sintang dan Melawi Perlu Waspada

Editor: Redaksi author photo

BMKG Prediksi Hujan Petir Masih Dominasi Kalbar, Sintang dan Melawi Perlu Waspada
KALBARNEWS.CO.ID (PONTIANAK) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Supadio memprakirakan sebagian besar wilayah Kalimantan Barat masih berpotensi diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga lebat disertai petir pada Sabtu, 9 Mei 2026 hingga Minggu, 10 Mei 2026 pukul 07.00 WIB.

Berdasarkan prakiraan cuaca yang dirilis BMKG, sejumlah daerah diprediksi mengalami hujan petir terutama pada siang hingga malam hari. Wilayah yang perlu mewaspadai potensi cuaca ekstrem di antaranya Kabupaten Sintang, Kabupaten Melawi, Kabupaten Sanggau, Kabupaten Landak, dan Kabupaten Sekadau.

Untuk wilayah Sintang, hujan petir diperkirakan terjadi sejak pagi hingga malam hari, terutama pada pukul 07.00 WIB, 13.00 WIB, dan 19.00 WIB. Suhu udara di Sintang diprediksi berkisar antara 19 hingga 31 derajat Celsius dengan kelembapan udara mencapai 66–100 persen.

Sementara itu, wilayah Melawi juga diprediksi mengalami hujan petir sejak pagi hari yang kemudian berlanjut dengan hujan ringan hingga sedang pada siang dan malam hari. Kondisi serupa juga diperkirakan terjadi di Kapuas Hulu, Landak, dan Sekadau.

Adapun Kota Pontianak dan Kota Singkawang diperkirakan mengalami hujan ringan pada pagi hari sebelum berangsur berawan pada siang hingga malam hari.

BMKG mencatat suhu udara di Kalimantan Barat secara umum berada pada kisaran 18 hingga 33 derajat Celsius dengan kelembapan udara mencapai 59–100 persen. Kecepatan angin diperkirakan berkisar antara 7 hingga 21 kilometer per jam.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi hujan lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang, terutama bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan maupun pengguna transportasi sungai dan jalan raya.

BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga kondisi kesehatan, membawa perlengkapan hujan saat bepergian, serta mengantisipasi kemungkinan genangan air di sejumlah wilayah yang rawan banjir saat intensitas hujan meningkat. (tim Liputan)

Editor : Aan

Share:
Komentar

Berita Terkini