Musorkab KONI Kubu Raya Batal dan Ditunda, Daud Yordan Instruksikan Persiapan Karateker

Editor: Redaksi author photo
Ketua KONI Kalimantan Barat, Daud Yordan 

KALBARNEWS.CO.ID (KUBU RAYA) – Pelaksanaan Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kubu Raya resmi batal dan ditunda, Musorkab yang seyogyanya dilaksanakan pada hari Minggu (1/2/2026) akhirnya batal. Keputusan tersebut diambil berdasarkan evaluasi dan instruksi langsung dari KONI Provinsi Kalimantan Barat.

 

Ketua KONI Kalimantan Barat, Daud Yordan saat dihubungi melalui selulernya menyatakan penundaan pelaksanaan Musorkab KONI Kubu Raya dan menginstruksikan agar segera dipersiapkan penunjukan karateker KONI Kabupaten Kubu Raya guna memastikan roda organisasi tetap berjalan sesuai ketentuan.

 

Daud Yordan menegaskan bahwa langkah tersebut diambil demi menjaga marwah organisasi dan memastikan tata kelola KONI di daerah tetap berjalan sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) KONI.

 

“Musorkab Kubu Raya dinyatakan batal dan ditunda. Untuk menjaga keberlangsungan organisasi, kami menginstruksikan agar segera dipersiapkan karateker KONI Kubu Raya sampai seluruh persyaratan dan mekanisme organisasi terpenuhi,” tegas Daud Yordan dalam keterangannya.

 

Menurutnya, pembentukan karateker merupakan langkah organisatoris yang sah dan diperlukan apabila terjadi kendala dalam pelaksanaan Musorkab, agar tidak terjadi kekosongan kepemimpinan dan stagnasi pembinaan olahraga di daerah.

 

Sementara itu, Ketua Panitia Musorkab KONI Kubu Raya, Robby, membenarkan hal tersebut, pihaknya menerima surat resmi penundaan Musorkab KONI Kabupten Kubu Raya di detik-detik pelaksanaaan Musorkab, Robby menyatakan pihaknya menghormati keputusan yang diambil oleh KONI Kalbar, meskipun keputusan tersebut berdampak pada seluruh rangkaian persiapan yang telah dilakukan panitia.

 

“Sebagai panitia, kami tunduk dan patuh terhadap keputusan KONI Provinsi. Namun tentu kami berharap kejelasan dan kepastian ke depan, agar proses organisasi dapat berjalan lebih tertib dan tidak menimbulkan polemik di kalangan cabang olahraga,” ujar Robby.

 

Robby menambahkan, penundaan dan pembatalan Musorkab secara otomatis membuat agenda pemilihan kepengurusan KONI Kubu Raya belum dapat dilaksanakan hingga adanya keputusan lanjutan dari KONI Kalbar.

 

Dengan penunjukan karateker nantinya, diharapkan proses konsolidasi organisasi, pembinaan atlet, serta koordinasi dengan seluruh cabang olahraga di Kabupaten Kubu Raya tetap berjalan normal sambil menunggu jadwal Musorkab yang definitif.

 

Hingga berita ini diturunkan, KONI Kalimantan Barat masih melakukan pembahasan internal terkait sosok yang akan ditunjuk sebagai karateker KONI Kabupaten Kubu Raya serta mekanisme pelaksanaan Musorkab selanjutnya. (tim liputan).

 

Editor : Heri

Share:
Komentar

Berita Terkini