![]() |
| Antisipasi Titik Rawan, Menhub dan Mendagri Bahas Strategi Angkutan Lebaran |
KALBARNEWS.CO.ID (JAKARTA) - Menteri
Perhubungan Dudy Purwagandhi bertemu langsung dengan Menteri Dalam Negeri Tito
Karnavian pada awal pekan ini untuk membahas penguatan koordinasi
penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026.
Pertemuan tersebut menekankan
pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam
menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat selama periode mudik dan arus balik
Lebaran. Dukungan aktif pemerintah daerah dinilai menjadi faktor kunci dalam
memastikan keselamatan, keamanan, dan kelancaran perjalanan masyarakat.
Dalam pembahasan, disampaikan
bahwa peran pemerintah daerah sangat strategis, khususnya dalam penanganan
titik-titik rawan kemacetan dan kecelakaan, pengaturan pasar tumpah di
sepanjang jalur mudik, pengawasan perlintasan sebidang kereta api, serta pengendalian
lalu lintas di wilayah masing-masing.
Menhub Dudy Purwagandhi
menegaskan bahwa koordinasi lintas sektor harus diperkuat sejak tahap
perencanaan hingga pelaksanaan di lapangan. Hal ini mencakup kesiapan
infrastruktur transportasi darat, laut, udara, dan perkeretaapian, serta
dukungan aparat daerah dalam pengamanan dan pengaturan arus kendaraan.
Sementara itu, Mendagri Tito
Karnavian menyatakan komitmennya untuk mendorong seluruh kepala daerah agar
aktif berkoordinasi dengan instansi vertikal dan stakeholder terkait.
Pemerintah daerah diharapkan tidak hanya bersifat reaktif, tetapi juga proaktif
dalam mengantisipasi potensi gangguan selama masa Angkutan Lebaran.
Melalui koordinasi yang solid
antara pemerintah pusat dan daerah, diharapkan penyelenggaraan Angkutan Lebaran
2026 dapat berjalan selamat, aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh masyarakat
yang merayakan Hari Raya Idulfitri. (tim liputan).
Editor : Heri
