KALBARNEWS.CO.ID (LAS VEGAS) – Samsung Electronics Co., Ltd. hari ini mengungkapkan visi “Companion to AI Living” pada acara The First Look, bagian dari rangkaian CES® 2026 yang digelar di Latour Ballroom, Wynn Las Vegas. Acara ini menyoroti AI sebagai filosofi utama Samsung sebagai sebuah fondasi yang menghubungkan riset dan pengembangan (R&D), pengembangan produk, operasional, serta pengalaman pengguna. (5/1/2026).
TM Roh, CEO dan Head of Device eXperience (DX) Division Samsung, membuka acara The First Look dengan memaparkan kepemimpinan Samsung di bidang AI serta bagaimana ekosistem Samsung yang luas, terhubung, dan didukung AI memungkinkan perusahaan menghadirkan pengalaman AI companion yang sesungguhnya dalam kehidupan sehari-hari pengguna.
Pendekatan ini memungkinkan pengguna memperoleh lebih dari sekadar fungsi dasar dari teknologi mereka, sekaligus membuka peluang untuk menemukan momen yang lebih bermakna di mana pun.
“Samsung membangun pengalaman yang semakin terpadu dan lebih personal di seluruh perangkat mobile, visual display, peralatan rumah tangga, dan layanan,” ujar TM Roh. “Melalui ekosistem global yang saling terhubung serta penerapan AI di seluruh kategori, Samsung memimpin inovasi dalam menghadirkan pengalaman AI sehari-hari yang lebih bermakna.”
Entertainment Companion: Memperluas Pengalaman Hiburan Melampaui Sekadar Menonton
SW Yong, President and Head of the Visual Display (VD) Business, Samsung Electronics, bersama Sukhmani Mohta, Chief Marketing and Partnerships Officer, VD Business, Samsung Electronics America, naik ke panggung untuk memaparkan bagaimana layar Samsung memadukan keunggulan hardware dan kecerdasan visual guna menghadirkan entertainment companion yang sesungguhnya. Berbekal dua dekade kepemimpinan di industri TV, Samsung telah membangun lini TV AI yang lengkap, menghadirkan cara yang sepenuhnya baru bagi pengguna untuk berinteraksi dengan TV mereka.
Pusat dari lini display ini adalah Micro RGB 130 inci, yang merepresentasikan lompatan monumental dalam skala dan kualitas gambar. Micro RGB 130 inci menandai era baru dalam warna, menghadirkan spektrum warna terluas dan paling detail yang pernah ada pada TV Samsung, sementara desain Timeless Frame meminimalkan distraksi dan memungkinkan gambar tampil sebagai pusat perhatian dengan elegansi yang bersahaja.
Sumber cahaya RGB berukuran mikro mendorong kualitas gambar yang belum pernah ada sebelumnya, dengan setiap dioda merah, hijau, dan biru mikroskopis bersinar secara independen untuk menghasilkan warna dalam bentuknya yang paling murni dan natural. Micro RGB AI Engine Pro memungkinkan kontrol presisi warna RGB dan menciptakan kualitas gambar yang sangat hidup di setiap adegan.
Menyempurnakan pengalaman menonton tingkat lanjut ini, Vision AI Companion (VAC) memanfaatkan teknologi AI untuk mendampingi pengguna sebagai entertainment companion yang utuh, meningkatkan pengalaman menonton, bersantap, dan suasana hati di seluruh rumah. Melalui VAC, pengguna dapat memperoleh panduan tentang apa yang ingin ditonton, apa yang ingin dimakan, hingga musik apa yang ingin didengarkan — memperkaya pengalaman TV jauh melampaui sekadar aktivitas menonton.
Samsung juga menghadirkan berbagai mode intuitif untuk personalisasi pengalaman menonton. Bagi penggemar sepak bola, AI Soccer Mode Pro menghadirkan pengalaman hari pertandingan yang lebih seru melalui penyetelan gambar dan suara berbasis AI hingga kualitas setara stadion.
AI Sound Controller Pro memungkinkan pengguna menaikkan atau menurunkan volume sorak penonton, komentar, atau musik latar, sehingga menghadirkan pengalaman audio yang dipersonalisasi untuk tayangan TV dan film.
Pengguna cukup menyampaikan perintah secara verbal, dan TV yang dilengkapi VAC — termasuk Micro LED, Micro RGB, OLED, Neo QLED, Mini LED, dan UHD TV — akan menjalankan permintaan tersebut secara kontekstual.
Di berbagai jenis program, VAC juga meningkatkan pengalaman gaya hidup secara menyeluruh. Pengguna dapat menemukan resep dari hidangan yang muncul di TV hanya dengan bertanya, serta menerima rekomendasi berbasis informasi terkini yang selaras dengan tujuan kesehatan dan kebugaran.
VAC juga mendukung fungsi multi-perangkat, dengan mengirimkan rekomendasi resep langsung ke perangkat lain seperti The Movingstyle yang baru diperkenalkan, yang dirancang untuk mudah dipindahkan di seluruh rumah, maupun ke peralatan dapur, menghadirkan pengalaman lintas perangkat melalui integrasi ekosistem yang menyeluruh.
Samsung telah memimpin pasar soundbar global selama 11 tahun berturut-turut. Tahun ini, Samsung memperkenalkan dua speaker WiFi baru, Music Studio 5 dan Music Studio 7, untuk semakin memperluas ekosistem terintegrasinya. Model-model ini mendukung lebih banyak kombinasi sistem suara, meningkatkan kualitas audiovisual, dan menyempurnakan estetika ruang.
Setiap model mengusung konsep desain timeless dot karya desainer ternama Erwan Bouroullec, terinspirasi dari simbol universal dalam musik dan seni serta berakar pada bahasa desain khas Samsung.
Samsung juga memperkenalkan berbagai produk baru yang menyatu secara harmonis dengan rumah dan estetika pengguna. OLED S95H ultra-tipis terbaru hadir dengan bezel yang disempurnakan, menghadirkan keanggunan layaknya galeri seni, sementara proyektor portabel terbaru Samsung, The Freestyle+, ditenagai oleh VAC dan memungkinkan pengguna menikmati konten di dinding, langit-langit, serta permukaan tidak rata seperti sudut ruangan dan tirai.
Lini TV 2026 mendukung HDR10+ ADVANCED, menghadirkan peningkatan kecerahan, optimasi berbasis genre, penghalusan gerakan cerdas, pemetaan tone lokal tingkat lanjut, serta pengalaman gaming yang lebih baik.
Seiring meningkatnya adopsi HDR10+ di kalangan penyedia OTT utama, Samsung menjadi yang pertama meluncurkan HDR10+ ADVANCED pada lini TV 2026. Samsung juga menghadirkan Eclipsa Audio, sistem audio spasial terbaru perusahaan, yang diperkenalkan di seluruh TV 2026.
Samsung turut memperkenalkan lini monitor gaming Odyssey paling canggih hingga saat ini, dengan lima model baru yang mendorong batas resolusi, refresh rate, dan performa visual imersif. Dipimpin oleh Odyssey G9 6K 3D pertama dari Samsung, lini 2026 menghadirkan teknologi display pertama di dunia bagi gamer dan kreator, termasuk Odyssey G6 generasi terbaru serta tiga model Odyssey G8 baru.
Di pusat seluruh inovasi display ini hadir Tizen OS paling kuat yang pernah ada. Pengguna kini dapat menikmati tujuh tahun pembaruan Tizen OS, memastikan TV terus berkembang jauh setelah digunakan di rumah.
Home Companion: Perangkat Rumah Pintar Terhubung yang Mendampingi Aktivitas Harian
Cheolgi Kim, Executive Vice President dan Head of Digital Appliances (DA) Division, Samsung Electronics, bersama Elizabeth Anderson, Head of Integrated Marketing, DA, Samsung Electronics America (SEA), memaparkan visi Samsung untuk berevolusi dari sekadar penyedia perangkat rumah tangga menjadi home companion sejati yang membantu mengurangi stres dari aktivitas rumah tangga sehari-hari.
Cheolgi Kim juga mengumumkan bahwa per Desember 2025, SmartThings kini melayani lebih dari 430 juta pengguna, memberikan Samsung skala dan kedalaman wawasan yang signifikan dan membedakannya dari merek lain.
Wawasan ini diwujudkan melalui Family Hub. Kulkas berbasis AI ini menjadi pusat rumah, dan kini, dengan peningkatan AI Vision yang dibangun bersama Google Gemini, Family Hub mendefinisikan ulang cara hidup menuju masa depan berbasis AI.
Pembaruan ini mengatasi keterbatasan dalam pengenalan bahan makanan, melacak secara mulus apa yang dimasukkan dan dikeluarkan dari kulkas, serta membuat perencanaan makan dan pengelolaan makanan menjadi lebih mudah dari sebelumnya. Family Hub telah meraih 10 CES Innovation Awards, dan kulkas berbasis AI Samsung menerima penghargaan ini selama tiga tahun berturut-turut.
Melalui fitur gamifikasi “What’s for Today?”, kulkas tertentu memberikan rekomendasi resep berdasarkan isi kulkas maupun rekomendasi acak, mengurangi stres dalam menentukan menu masakan. Resep yang dipilih akan ditampilkan melalui SmartThings Food, dengan panduan langkah demi langkah untuk memulai secara instan.
Resep tersebut juga dapat dikirim ke perangkat memasak terhubung untuk memulai proses secara mulus. Video to Recipe semakin menyederhanakan proses dengan merekomendasikan video memasak dan mengubahnya menjadi langkah-langkah mudah diikuti, memungkinkan pengguna memasak sambil menonton tanpa perlu menjeda atau memutar ulang video.
Samsung juga memperkenalkan FoodNote, laporan mingguan baru yang merangkum pola konsumsi makanan pengguna, mulai dari bahan yang paling sering digunakan, rekomendasi resep, hingga daftar bahan yang perlu diisi ulang.
Selain itu, Now Brief menghadirkan lebih banyak widget di layar Family Hub dan, dengan Voice ID, dapat membedakan anggota keluarga serta menampilkan konten yang relevan bagi masing-masing individu. Secara keseluruhan, fitur-fitur ini memberikan berbagai wawasan dan informasi bermanfaat sepanjang minggu.
Di ruang cuci, Bespoke AI Laundry Combo menghilangkan kebutuhan memindahkan cucian, menyelesaikan salah satu tantangan utama rumah tangga. Model tahun ini hadir dengan fitur yang ditingkatkan, termasuk siklus super speed yang lebih cepat dan performa pengeringan yang lebih baik.
Selain itu, Bespoke AI AirDresser terbaru hadir untuk mengatasi masalah umum pada pakaian, dengan fitur Auto Wrinkle Care yang menyemburkan udara dan uap kuat untuk menghaluskan kemeja — cukup gantung pakaian dan tunggu, mengurangi beban aktivitas pagi yang sibuk.
Di rumah, Bespoke AI Jet Bot Steam Ultra, yang ditenagai prosesor Qualcomm Dragonwing™, dilengkapi Active Stereo 3D Sensor untuk mengenali cairan seperti kopi, jus, bahkan cairan transparan seperti air. Kameranya tidak hanya membantu navigasi, tetapi juga memungkinkan robot vacuum berfungsi sebagai perangkat pemantau saat pengguna berada di luar rumah, memberi notifikasi terkait hewan peliharaan maupun aktivitas mencurigakan.
Dengan Bixby yang lebih cerdas, pengguna dapat berbicara secara natural untuk memberikan perintah pada robot vacuum. Berkat tingkat konektivitas dan integrasi yang mendalam sebagai fondasi pengalaman AI holistik, perangkat Bespoke AI Samsung telah meraih CES Innovation Award.
Manfaat tambahan mencakup kemitraan pertama di kelasnya dengan Hartford Steam Boiler (HSB) untuk menghadirkan penghematan nyata dan bermakna dalam pengalaman rumah pintar.
Greg M. Barats, President and CEO HSB, turut hadir menjelaskan potensi manfaat menghubungkan perangkat pintar ke SmartThings untuk membantu menurunkan premi asuransi. Inilah esensi era AI — perlindungan yang lebih tinggi dan biaya yang lebih rendah bagi pengguna. Setelah uji coba sukses di AS pada 2025, kolaborasi ini akan diperluas ke lebih banyak negara bagian di AS serta ke perusahaan asuransi rumah terkemuka di berbagai wilayah global.
Care Companion: Beralih dari Perawatan Reaktif ke Proaktif
Sebagai penutup, Praveen Raja, Vice President dan Head of Digital Health, Samsung Research America (SRA), memperkenalkan visi jangka panjang Samsung untuk perawatan cerdas yang didukung ekosistem perangkat terintegrasi, mengubah konsep perawatan dari kebutuhan reaktif menjadi peluang proaktif.
Dengan AI, ponsel, peralatan rumah tangga, wearable, dan perangkat terhubung lainnya akan membantu pengguna mencegah potensi masalah kesehatan sebelum terjadi.
Sebagai contoh, Samsung bertujuan menghadirkan pelatihan kesehatan yang dipersonalisasi, termasuk panduan olahraga dan tidur yang efektif untuk membantu menurunkan risiko penyakit kronis utama, serta rekomendasi resep berdasarkan bahan yang tersedia di kulkas terhubung.
Jika terdeteksi tanda atau pola yang tidak normal, sistem akan memberi peringatan kepada pengguna dan memungkinkan berbagi metrik kesehatan dengan penyedia layanan melalui platform Xealth, sekaligus memfasilitasi konsultasi profesional secara virtual.
Menyadari pentingnya kesehatan preventif, Samsung juga memperluas kapabilitas deteksi demensia melalui kemitraan riset, dengan perangkat wearable yang mencatat perubahan halus pada mobilitas, pola bicara, dan keterlibatan, yang dapat menjadi indikator perubahan kognitif jangka panjang.
Samsung Knox dan Knox Matrix menjadi fondasi ekosistem yang sangat personal ini, melindungi data pengguna di setiap tahap. Seiring AI terus berkembang, demikian pula Knox dan Knox Matrix.
Untuk menjaga keamanan di tengah perubahan yang konstan, sistem keamanan Samsung secara berkelanjutan mengidentifikasi risiko AI dengan meningkatkan perlindungan data dalam proses pelatihan AI serta melakukan persetujuan model melalui analisis red team. (Tim Liputan)
Editor : Aan